09 August 2022, 17:34 WIB

Babel Waspada Karhultla


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

DOK MI
 DOK MI
Ilustrasi 

BANGKA Belitung (Babel) merupakan  provinsi yang rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Di musim kemarau potensi kathutla di Babel meningkat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Babel, Mikron  Antariksa mengatakan, sejumlah wilayah sudah ada yang melapor terjadinya karhutla. "Bangka dan Belitung serta Bangka Barat sudah ada laporan terjadi Karhutla tapi tidak luas sehingga dapat diatasi tim di lapangan dengan peralatan seadanya," kata Mikron, Selasa (9/8).

Menurutnya mikron dengan kondisi cuaca panas terik di tambah dengan  angin kencang sangat berpotensi karhulta kembali terjadi di wilayah Babel. Untuk itu. Pihaknya selalu menghimbau masyarakat waspada dan tidak membakar sampah atau membuka kebun dengan cara membakar.

"Kalau untuk bakar sampah sebenarnya tidak masalah asalkan di tunggu tapi kalau bukan kebun dengan cara bakar itu dilarang dan dapat di pidana jika merambah ke karhutla," ujarnya.

Ia menambahkan pantauan satelit ada 13 titik panas yang kuat dugaan karhutla tersebar di Bangka, Bangka Barat Bangka Selatan dan Belitung. "Terbanyak di Bangka selatan 7 titik, bangka 1 titik, Bangka Barat 4 titik dan Belitung 2 titik dengan tingkat akurasi 8 dan 9,"ucap dia.

Selain itu, lanjut Mikron, saat cuaca panas dan angin kencang seperti sekarang ini, warga diimbau lebih berhati-hati untuk mencegah karhutla. Seperti membuang putung rokok yang masih ada bara api sembarangan karena bisa mengakibatkan kebakaran.

"Kondisi ilalang dan rerumputan saat ini kering. Sehingga jika ada  putung rokok yang ada bara api dibuang sembarangan, berpotensi membakar, ilalang atau rerumputan," ungkap dia. (OL-15)

BERITA TERKAIT