02 August 2022, 09:46 WIB

Vaksinasi Ternak Massal Tahap 2 di Jawa Tengah Dimulai


Akhmad Safuan | Nusantara

MI/Yusuf Riaman
 MI/Yusuf Riaman
Petugas kesehatan sedang memberikan vaksinasi kepada hewan ternak untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK)

VAKSINASI ternak untuk mencegah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Jawa Tengah tahap kedua dimulai. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan jutaan vaksin dari total kebutuhan enam juta dosis.

Pemantauan Media Indonesia Selasa (2/8) memasuki bulan Agustus ini, vaksinasi ternak untuk mencegah penyebaran PMK di Jawa Tengah dilaksanakan secara besar-besaran di 35 kabupaten/kota, Pemerintah Provinsi Jateng juga mulai mendistribusikan jutaan dosis vaksin ke daerah.

Setelah Kabupaten Grobogan digelontor 7.500 dosis vaksin dan Kabupaten Jepara menyusul 5.000 dosis serta daerah lain juga sama mendapatkan ribuan dosis, pelaksanaan vaksinasi ternak secara serempak akan dimulai pekan depan, sedang berdasar data kebutuhan vaksin di provinsi ini capai enam juta dosis jika dihitung populasi ternak sebanyak 2,1 juta ekor.

"Kita mulai pekan depan, besok Rabu (3/8) kita ambil vaksin dari provinsi sebanyak 3.000 dosis dari 5.000 dosis kuota yang diberikan," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Jepara Mudhofir.

Hal serupa diungkapkan Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Grobogan Riyanto, setelah sebelumnya mendapatkan 5.000 dosis vaksin untuk ternak, kemudian ditambah 7.500 dosis lagi, sehingga vaksinasi ternak untuk mencegah PMK dimulai lagi. "Vaksinasi ini cukup ampuh mencegah PMK, bahkan dari 2.051 ekor ternak terpapar  60 persen sudah sembuh," tambahnya.

Menyangkut kebutuhan vaksin ternak di daerahnya, Riyanto mengatakan berdasatkan pupulasi ternak yang ada cukup besar yakni sapi 204 ribu ekor dan kerbau 3.000 ekor, sehingga sebanyak itulah kebutuhan vaksin untuk saat ini, namun dilakukan secara bertahap dan cepat.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan pada tahap darurat vaksinasi ternak di Jateng tercapai hampir 80 ribu dosis, selanjutnya pada tahap kedua ysng dimulai pada bulan Agustus ini ditargetkan seluruh ternak dapat selesai disuntik vaksin sehingga jutaan dosis disiapkan.

Mengacu dengan populasi ternak di Jateng, lanjut Ganjar Pranowo, yakni sebanyak 2,1 juta ekor maka dengan satu ekor tiga kali suntikan kebutuhan vaksin mencapai enam juta dosis. "Kita terus percepat vaksinasi ternak ini, sehingga ditargetkan seluruh ternak di Jateng sudah divaksin untuk mencegah kembali terjadinya wabah PMK," ujarnya. (OL-13)

Baca Juga: Ketua Satgas Apresiasi Penanganan PMK di Jawa Barat

 

BERITA TERKAIT