17 July 2022, 12:15 WIB

Banyak Investasi Daerah Mangkrak, HIPMI Diharap Jadi Pendamping Investor


Yusuf Riaman | Nusantara

MI/YUSUF RIAMAN
 MI/YUSUF RIAMAN
Gubernur Nusa Tenggara Barat Zukieflimansyah pada Rakerda dan Forum Bisnis BPD HIMPI NTB, di Mataram.

 

GUBERNUR Nusa Tenggara Barat Zukieflimansyah berharap
Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Dapat mendampingi investor hingga ke masyarakat. Pasalnya, banyaknya investasi mangkrak di daerah
bukan karena masalah perizinan tetapi karena investor belum mengenal kondisi masyarakat lokal.

"Banyak investasi di NTB mangkrak, padahal hampir semua urusan di
level kementerian, gubenur, bupati sudah selesai, namun terkendala di
level bawah (masyarakat). Itu sebagai akibat kurangnya pengetahuan investor tentang kondisi masyarakat lokal," kata Zukieflimansyah saat menghadiri Rakerda dan Forum Bisnis BPD HIMPI NTB, di Mataram.

Untuk itu, dia berharap HIPMI dapat mendampingi para investor hingga ke
masyarakat, untuk suksesnya investasi di NTB.

"Harapannya akan ada investasi-investasi dari forum bisnis ini, dan
tugas HIPMI untuk mendampingi para investor sampai di level masyarakat
agar mau berinvestasi di NTB," kata Zulkieflimansyah.

Sekjen BPP HIPMI, Bagas Adhabdirgha menyebutkan, NTB memiliki potensi
yang tidak ada di daerah lain, sehingga dapat menjadi modal memikat
investor, "NTB memiliki potensi yang tidak dimiliki daerah lain menjadi
modal besar dalam pembangunan masyarakat di NTB, peluang investasi
menjadi daya tarik investor untuk berinvestasi di NTB," katanya.

HIPMI, lanjutnya, dapat bersinergi bersama pemerintah untuk membangun daerah. "HIPMI menjadi salah satu media untuk membangun sinergitas dalam pembangunan daerah antara pemerintah dan HIPMI," ujarnya.

Dalam acara yang mengusung tema "Mewujudkan NTB Gemilang Menuju
Indonesia Emas 2045" selain dihadiri Gubernur NTB, Zulkieflimansyah dan
Sekjen BPP HIPMI, Bagas Adhabdirga, juga para jajaran pengurus HIPMI
NTB, Pengurus HIPMI kabupaten/kota seluruh NTB.

Ketua HIPMI NTB, I Putu Dedy Saputra, mengatakan rakerda melibatkan
beberapa dunia usaha dan perbankan seperti BRI, Bank NTB Syariah dan
BPJS Ketenagakerjaan, "Kehadiran perbankan dalam Rakerda ini dengan
harapan bagi anggota HIPMI NTB mendapat gambaran dan peluang pembiayaan
baik mikro maupun yang lainnya," katanya.

Ketua SC Rakerda dan Forum Bisnis BPD HIPMI NTB, Budi Wawan, berharap
melalui kegiatan tersebut melahirkan program kerja BPD HIPMI NTB untuk
mengakomodir kepentingan organisasi.

"Harapannya dalam forum ini adalah melahirkan program kerja BPD HIPMI
NTB yang mengakomodir kepentingan organisasi, melalui forum bisnis
dengan pembicara dari pihak Bank NTB Syariah, Bank BRI, BPJS
Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan dan Bobobox akan menjadi forum penguatan  kapasitas kader HIPMI NTB dalam menambah wawasan tentang ekonomi," katanya (N-2)

BERITA TERKAIT