06 July 2022, 16:35 WIB

Pemkot Malang Pastikan Hewan Kurban Bebas PMK


Bagus Suryo | Nusantara

ANTARA/Umarul Faruq
 ANTARA/Umarul Faruq
Dokter hewan Dinas Peternakan Jawa Timur menyuntikkan vitamin kepada sapi di kawasan Pondok Candra, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (6/7).

PEMERINTAH Kota Malang, Jawa Timur, memastikan pelaksanaan Idul Adha berlangsung aman, lancar, dan sehat tanpa kekhawatiran penyakit mulut dan kuku (PMK).

Karena itu, tim gabungan melakukan pengecekan dan inspeksi mendadak (sidak) ke tempat-tempat penjualan hewan kurban. Selain itu, Pemkot juga menyiapkan rumah potong hewan untuk masyarakat yang akan menyembelihkan hewan kurban secara aman dan sehat.

Tim gabungan itu terdiri atas Satuan Polisi Pamong Praja, TNI, Polri, dan akademisi kedokteran Hewan dari Universitas Brawijaya.

"Tim mengecek kesehatan hewan dan kelayakan tempat usaha," tegas Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko saat dimintai keterangan di Malang, Rabu (6/7).


Baca juga: Polresta Sidoarjo Musnahkan Ratusan Ponsel Iphone dan Sony


Menurut Sofya, hasil pemantauan pihaknya tidak ditemukan PMK. Pemkot Malang juga mengimbau masyarakat tidak perlu resah dengan merebaknya wabah PMK. Pasalnya, hewan kurban sudah dipastikan kesehatannya sejak sebelum disembelih.

"Pemkot Malang juga membuka jasa penyembelihan hewan kurban di rumah potong hewan. Tapi, kapasitasnya 100 sapi dan 150 kambing per hari," ujarnya.

Sementara itu, Pemkab Malang juga sudah membentuk satuan tugas pemantau hewan kurban. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang Eko Wahyu Widodo menyatakan tim pemantau melibatkan perguruan tinggi. Ia memprediksi Idul Adha di tengah merebaknya wabah PMK akan menurunkan permintaan hewan kurban.

"Jelas ada penurunan sesuai hukum pasar dari sebelumnya meningkat tiap tahun," katanya. (S-2)

BERITA TERKAIT