04 July 2022, 18:10 WIB

Upaya HKTI Meningkatkan Kehidupan para Petani Dipuji


Mediaindonesia.com | Nusantara

Dok.HKTI
 Dok.HKTI
 Rakernas DPP HKTI  yang berlangsung pada 1-2 Juli di Discovery Hotel Ancol.

SEBAGAI salah satu sektor yang vital, sudah selayaknya nasib para petani di berbagai daerah lebih diperhatikan.  Itu sebabnya  Sekjen Indonesian Bureaucracy & Service Watch (IBSW) Varhan Abdul Azis mengapresiasi berbagai program positif yang dilakukan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) selama ini.

Menurut dia berbagai program tersebut turut membantu menyejahterakan petani. "Seperti Segelas Beras Untuk Disabilitas, Kepedulian Pembagian Invermectin melalui HKTI, Fstival Tani Nusantara, hingga Program Asian Agricultur and Food Forum (ASSAF) telah mengharumkan Indonesia di Kancah Internasional," ujarnya.

Baca juga: Kementan Motivasi Penerima Manfaat Program Regenerasi Petani ...

Dia meyakini bahwa restrukturisasi dalam periode kedua ini akan menghasilkan langkah yang lebih akseleratif. "Sekjen HKTI  yang baru   Achmad Baiquni  adalah mantan Dirut Bank BNI dapat membawa Anggota di seluruh Indonesia pada keterbukaan akses perbankan dan program manajerial ekonomi tani yang lebih baik. Ditambah Bendahara Umum HKTI Mayjen TNI Purn Bachtiar Utomo yang juga Sekjen Kwarnas Pramuka dapat menggiring kreatifitas program maksimal HKTI kedepan. Disamping itu masuknya pengusaha yang merupakan kepercayaan Ketua Umum HKTI Moeldoko, Taufik Ridha sebagai Ketua Bidang Usaha UMKM dan Usaha Tani diyakini dapat membuat para petani bisa menerima manfaat peran HKTI secara maksimal," ungkap Varhan.  

Ia juga mencermati arahan Moeldoko mengenai keterlibatan HKTI dalam Gugus Tugas Reforma Agraria yang dipimpin oleh KSP menjadi sangat memudahkan. "Jabatan KSP Moeldoko memberikan  akses manfaat pada HKTI lebih luas untuk memberdayakan kaum tani. Selanjutnya pengawalan kerjasa HKTI dengan Kementerian lembaga menjadi angin segar yang memudahkan pelaksanaan program kader."

Varhan  yang pernah menjabat sebagai Wasekjen LIRA ini berharap agar realisasi struktur HKTI menyeluruh seperti yang diarahkan Moeldoko dapat teraplikasikan segera. "HKTI terbentuk di 34 Provinsi adalah prestasi Moeldoko. Bila dapat terbentuk di 514 Kabupaten Kota apalagi di 8000 lebih kecamatan melalui Gapoktan, HKTI bisa mengalahkan rekor LIRA sebagai LSM terbesar di kelompok Perkumpulan."

Dia memandang posisi Moeldoko sebagai Ketua Umum HKTI yang juga sebagai Kepala Staf Kepresidenan dinilai rakyat sebagai langkah amanah strategis. "Dalam melakukan tugasnya sebagai KSP ataupun Ketum HKTI selalu dilakukan dengan totalitas."

Sebelumnya diberitakan bahwa Rakernas DPP HKTI  yang berlangsung pada 1-2 Juli lalu di Discovery Hotel Ancol memunculkan berbagai gagasan program. Begitu pula revitalisasi organisasi  HKTI yang dinilai semakin menyentuh rakyat banyak khususnya kaum tani. (RO/A-1)

BERITA TERKAIT