03 July 2022, 19:35 WIB

Menteri Pertanian Pantau Penanganan PMK di CJM Farm Sumedang


Naviandri | Nusantara

DOK/KEMENTAN
 DOK/KEMENTAN
Menteri Pertanian mengunjungi CJM Farm di Sumedang, Jawa Barat

 

KEMENTERIAN Pertanian melakukan monitoring sekaligus menggelar vaksinasi ternak di CJM Farm, Jalan Pamagersari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Pelaksanaan vaksinasi ini merupakan rangkaian program penanganan pemerintah dalam menekan penyakit mulut dan kuku (PMK).

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengatakan bahwa
selain vaksinasi pemerintah juga terus melakukan pengobatan dan
penyemprotan kandang dengan disinfektan sebagai upaya penekanan
penularan PMK.

"Alhamdulillah disini sapi yang sembuh dalam pengobatan mencapai 98%. Intinya semua upaya ini merupakan perintah Bapak Presiden dan kami di Kementan bersama pemerintah daerah akan bekerja keras," kata SYL.

Ia berterima kasih pada semua pihak yang berkontribusi dalam menangani PMK. Diantaranya kolaborasi dengan Polri dan TNI yang membantu melakukan pengawasan.

"Terima kasih pada satgas untuk penanganan PMK ini. Ada 17 dokter hewan untuk membantu penanganan PMK ini," ujarnya.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan terimakasih atas
perhatian pemerintah pusat terhadap wabah PMK di wilayahnya. Berdasarkan data total sapi yang sembuh dari PMK sudah mencapai 629 ekor. Sementara sapi mati 9 ekor dan sapi potong paksa 39 ekor. Adapun total keseluruhan sapi terinfeksi mencapai 1.800-an ekor.

"Kita terus berupaya menangani PMK bersama-sama. Terimakasih kepada
Bapak Menteri dan jajaran yang selama ini memberi perhatian khusus
terhadap Kabupaten Sumedang," ucapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jabar, Mohammad Arifin Soedjayana, mengatakan bahwa upaya pemerintah
pusat dalam menangani PMK dinilai sudah tepat, mengingat saat ini proses vaksinasi, pengobatan sampai penyemprotan disinfektan terus dilakukan.

"Gerak dan langkah cepat oleh pusat dan provinsi sudah berjalan dengan
baik. Insya Allah Provinsi Jawa Barat mampu mengendalikan PMK. Bahkan
sampai saat ini penjualan sapi jelang Idul adha masih stabil dan tidak
berkurang, juga tidak naik," ujarnya. (N-2)

BERITA TERKAIT