29 June 2022, 21:55 WIB

Polisi Temukan Puluhan Ternak Terinfeksi PMK di Deliserdang


Yoseph Pencawan | Nusantara

ANTARA/Muhammad Arif Pribadi
 ANTARA/Muhammad Arif Pribadi
Dokter hewan dari Dinas Pertanian Kota Padang menyuntikkan vaksin PMK kepada seekor sapi di Padang, Sumatra Barat, Rabu (29/6).

PIHAK kepolisian menemukan cukup banyak hewan ternak jenis lembu terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara.

Kasat Binmas Polrestabes Medan Ajun Komisaris Besar Efendi Sinaga mengatakan, pihaknya menemukan 20 ekor hewan ternak yang terinfeksi PMK di wilayah hukum Polsek Pancurbatu, Rabu (29/6).

"Puluhan hewan ternak terinfeksi PMK ditemukan personel Polri di Desa Namo Bintang, Kecamatan Pancurbatu," ungkapnya, Rabu (29/6).

Menurut dia, polisi sudah melakukan pengecekan oleh Aiptu Romel Sinuraya didampingi Kepala Dusun 2 bernama Ucok Bangun. Setelah dipastikan tertular PMK, hewan-hewan ternak tersebut kini sudah diisolasi dan ditangani mantri hewan.

Polisi juga sudah mendata hewan-hewan ternak yang seluruhnya jenis lembu tersebut. Sebanyak 15 ekor di antaranya milik warga bernama Subari dan lima lainnya milik Edi.

Setelah diberi penjelasan, mereka bersedia hewan-hewan ternaknya menjalani isolasi dan perawatan.


Baca juga: Pamekasan Targetkan 3 Ribu Ekor Sapi Tervaksin PMK


Pemerintah Provinsi Sumut mencatat Kabupaten Deliserdang menjadi salah satu daerah penularan PMK di wilayahnya.

Pada awal Juni 2022, cakupan penularan tercatat masih berada di tujuh daerah. Yakni Mandailing Natal, Padanglawas, Labuhanbatu Selatan, Pakpak Bharat, Karo, Langkat, dan Tapanuli Tengah.

Namun memasuki pekan ketiga Juni 2022, cakupan penularan bertambah menjadi 14 daerah. Kabupaten Batubara yang pada awal Juni belum menjadi daerah sebaran, saat ini malah tercatat memiliki angka terbanyak dengan 4.081 kasus.

Diikuti Kabupaten Deliserdang sebanyak 1.396 kasus, Langkat 1.205 kasus, Serdangbedagai 498 kasus, dan Kabupaten 437 kasus. Kemudian Kabupaten Simalungun 60 kasus, Mandailing Natal 28 kasus, Labuhanbatu Selatan 17 kasus, Tapanuli Selatan 13 kasus, dan Kabupaten Padanglawas Utara 11 kasus.

Sementara untuk kota, Medan menjadi yang tertinggi dengan 137 kasus, diikuti Padangsidimpuan 73 kasus, Binjai 28 kasus, dan Kota Pematangsiantar 3 kasus. Saat ini, jumlah hewan ternak yang terjangkit PMK di Sumut sudah mencapai 11.717 kasus yang tersebar hingga ke 16 kabupaten dan kota. (S-2)

 

BERITA TERKAIT