28 June 2022, 16:25 WIB

Dua Siswa SD di Bone Selalu Bawa Parang Buat Jaga Diri


Lina Herlina | Nusantara

Dok. Pemprov Sulsel
 Dok. Pemprov Sulsel
Dua bersaudara Yuddin dan Nursabbi, warga Desa Tapong, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Bone, Sulsel selalu membawa parang ke sekolah.

DUA bersaudara Yuddin dan Nursabbi, warga Desa Tapong, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan mendadak viral, lantaran mereka ke sekolah selalu membawa parang.

Alasan bawa parang untuk berjaga-jaga dari hewan buas saat melewati hutan dan beberapa sungai. Lantaran infrastruktur jalan ke dusun yang ditempati memang menjadi kendala, akses jalan menuju dusun tersebut belum bisa dilalui kendaraan.

Untuk bersekolah di SD Inpres 5/81 Tapong, keduanya harus menyusuri hutan belantara dan enam anak sungai yang berjarak 7 kilometer untuk sampai ke sekolah. Yuddin kelas 5 dan Nursabbi kelas 4.

Kure dan Yupe, orang tua kedua anak itu mengungkapkan, jika dulu anaknya ke sekolah berempat, tapi yang dua telah tamat sekolah dasar, sehingga tinggal berdua saja. "Yudding punya cita-cita jadi guru, jadi sangat bersemangat ke sekolah meski jalannya kondisinya tidak bagus," ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Andi Fajaruddin pun mengapresiasi murid yang punya semangat dan gigih dalam menuntut ilmu.

Meski dia mengaku tidak dapat berbuat banyak karena infrastruktur yang menjadi kendala utama. Area dikelilingi bukit dan pegunungan, sehingga akses tranportasi belum tersedia.

"Kita akan mencari soulsi terbaik buat siswa-siswa tersebut. Kami akan melakukan survei, dan dari hasil survei ini nantinya kalau memungkinkan kami akan memberikan kelas jauh," seru Fajaruddin.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman melalui tim nya mengirimkan dua sepeda untuk dua anak tersebut.

Selain memberi bantuan sepeda, tim yang turun, sekaligus meninjau kondisi jalan yang dilalui oleh dua anak tersebut.

Kepala Desa Tapong, Ridwan pun menyampaikan terima kasih sudah memberikan bantuan kepada pelajar tersebut serta melakukan peninjauan langsung. "Dengan hadirnya infrastruktur jalan yang baik, ia meyakini akan mempermudah aktivitas warga dan kesejahteraan warganya juga meningkat," tandasnya. (OL-13)

Baca Juga: Bali Dirikan Posyandu ABG Jaga Kesehatan Generasi Muda

 

BERITA TERKAIT