28 June 2022, 14:20 WIB

Anak Sulung Bakar Rumah setelah Ayah Cabuli Putrinya


Kristiadi | Nusantara

DOK Humas Polres Garut.
 DOK Humas Polres Garut.
Kapolres Garut AKB Wirdhanto Hadicaksono mengungkap kasus ayah mencabuli anak kandung dan menunjukkan barang bukti. 

ANAK sulung terangka berinisial IS, 17, warga Desa Cihaurkuning, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat membakar rumah ayahnya sendiri berinisial AS, 42. Ini dilakukan setelah sang ayah mencabuli anak kandungnya berusia 15 tahun sampai hamil lima bulan. Pembakaran itu dilakukannya pada Senin (27/6) sekitar pukul 14.00 WIB, karena trauma tidak mau melihat rumahnya.

Kepala Desa Cihaurkuning, Arie Amar Makruf, mengatakan pihaknya membenarkan rumah AS telah dibakar oleh anak sulungnya karena marah dan tidak mau melihat lagi rumahnya setelah ayah kandungnya mencabuli anaknya sendiri. Namun, sebelum dibakar semua barang yang berada di rumah sudah dipindahkan ke salah satu rumah saudaranya.

"Pembakaran rumah yang dilakukan oleh anak sulung tersangka, karena kesal terhadap ayah kandungnya sendiri telah mencabuli adiknya. Rumah yang dimiliki tersangka AS ada dua. Selain yang dibakar, ada satu lagi bantuan rutilahu dari pemerintah yang menampung semua barang pindahan," katanya, Selasa (28/6).

Baca juga: Ayah Cabuli Anaknya hingga Hamil Diancam 15 Tahun Penjara

Aksi pembakaran itu setelah warga dan RT setempat mendengar keluhan dari anak sulung tersebut. "Rumah yang dibakar memang ditempati oleh empat anak bersama ayah kandungnya dan istrinya sudah lama meninggal dunia. Kondisi rumah yang dibakar itu telah hangus hingga rata dengan tanah," ujarnya.

Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, Jawa Barat, menangkap AS, 42, warga Kabupaten Garut melakukan pencabulan terhadap putri kandungnya yang berusia 15 tahun sampai hamil. Persetubuhan dilakukan di samping dua orang putrinya yang terlelap tidur. Perbuatan keji tersebut terjadi sejak Januari hingga Juni 2022. (OL-14)

BERITA TERKAIT