28 June 2022, 12:25 WIB

Polres Musi Banyuasin Ringkus Komplotan Pembunuh Bayaran terkait Narkoba


Mediaindonesia.com | Nusantara

DOK MI.
 DOK MI.
Ilustrasi.

APARAT Kepolisian Resort Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, menangkap komplotan pembunuh bayaran terkait masalah dendam persaingan bisnis terhadap seorang warga di daerah tersebut. Sembilan tersangka komplotan pembunuh ditangkap personel Satreskrim.

Kepala Polres Muba Ajun Komisaris Besar Alamsyah Pelupessy di Sekayu, Muba, Senin (27/6), mengatakan sembilan tersangka tersebut yakni Efran, Erik Pratama, Juliansyah, Jhoni Kusmoyo, Apriadi, Alpino, Bobby Laniastra, Tarmizi, dan Firmansyah. "Masing-masing tersangka ditangkap personel kami pada waktu dan tempat berbeda dari hasil pengembangan atas tiga pelaku (Efran, Erik Pratama, Juliansyah) yang lebih dulu ditangkap pada Sabtu (11/6). Saat ini semua sudah diringkus ke Mapolres," kata dia.

Menurut dia, sembilan pelaku tersebut diduga komplotan pembunuh bayaran atas pesan seseorang untuk menewaskan Reli Sepriadi, 33, warga kelurahan Soak Baru, Kecamatan Sekayu, Muba, pada Sabtu (26/3). Kepada penyidik, para pelaku tersebut mengaku mereka dijanjikan upah senilai Rp5 juta oleh seseorang yang masih dalam pengejaran aparat Satreskrim Polres Muba.

"Ia diduga memerintahkan para tersangka membunuh korban karena dendam permasalahan bisnis," kata dia. Bisnis itu belakangan diketahui terkait jual-beli narkoba yang dalam proses pengembangan aparat kepolisian. "Dari pengakuan tersangka, korban berkaitan dalam bisnis tersebut sehingga mereka dipesan oleh seseorang itu untuk menghabisi nyawanya (korban)," kata dia. 

Baca juga: Kematian Siswi SMP, Polres Langkat Periksa Sembilan Saksi

Berdasarkan laporan kepolisian, para pelaku dengan sengaja membujuk korban Reli ke lokasi pesta di Desa Pandang Dulang, Kecamatan Lawang Wetan, Muba. Dalam bujukannya para pelaku mengajak korban menggunakan sabu setibanya di pesta tersebut. Mereka berangkat bersama berboncengan kendaraan bermotor. Setibanya di lokasi tersebut delapan tersangka menikam korban menggunakan senjata tajam. Tersangka Firmansyah bertugas mengawasi. 

Reli ditemukan tewas oleh warga Desa Pandan Dulang pada Senin (28/3) sekitar pukul 20.45 WIB di lokasi tempat kejadian perkara. Setelah dilakukan pemeriksaan kepolisian, pada tubuh korban ditemukan sebanyak 41 luka tusukan. Atas perbuatan tersebut sembilan pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Tindak Pidana Pembunuhan Berencana subsider Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup. (Ant/OL-14)

BERITA TERKAIT