28 June 2022, 12:14 WIB

Banjir Genangi 500 Rumah di Desa Fatufia Kabupaten Morowali


Mediaindonesia.com | Nusantara

DOK MI.
 DOK MI.
Ilustrasi.

SEBANYAK 500 keluarga terdampak banjir yang menerjang Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali,
Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Senin (27/6) petang. Penyebabnya ialah intensitas hujan yang tinggi sejak pukul 11.00 Wita hingga 17.00 dan kondisi selokan yang tidak bisa menampung semua debit air hujan. 

Itu dikatakan Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulteng Andi Sembiring dihubungi di Palu, Senin malam. Dari 500 keluarga yang terdampak, sebanyak 350 terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman dan rumah sanak keluarga. Sementara 150 keluarga memilih bertahan di rumah. 

Berdasarkan laporan Pemerintah Kecamatan Bahodopi yang berada di lokasi, ketinggian banjir hingga setinggi betis orang dewasa. Saat ini warga yang terdampak sangat membutuhkan bantuan logistik berupa perlengkapan bayi. "Saat ini BPBD Provinsi Sulteng dan Pemerintah Kecamatan Bahodopi masih terus melakukan pendataan terhadap infrastruktur, sarana, dan prasarana serta warga yang terdampak banjir," ujarnya.

Baca juga: Sungai Enim Meluap, Ribuan Warga Terdampak Banjir

Ia mengimbau warga Desa Fatufia tetap waspada untuk mengantisipasi bencana serupa yang dapat terjadi sewaktu-waktu. "Kami terus berkoordinasi dengan aparat Pemerintah Kecamatan Bahodopi untuk mengantisipasi dampak yang lebih besar akibat banjir yang terjadi," tambahnya. 

Ia berharap tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Selain di Desa Fatufia, banjir tersebut menerjang Desa Bahomakmur. Namun sampai saat ini belum diketahui jumlah warga dan fasilitas yang terdampak. (Ant/OL-14)

BERITA TERKAIT