26 June 2022, 18:45 WIB

Gelombang Rossby Ekuatorial Landa NTT, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Angin Kencang


Palce Amalo | Nusantara

ANTARA
 ANTARA
Ilustrasi 

GELOMBANG Rossby Ekuator yang ditandai dengan meningkatnya pertumbuhan awan hujan (konvektif) dalam skala luas, terjadi di wilayah Nusa  Tenggara Timur (NTT) mulai 26-28 Juni 2022. Minggu (26/6) Stasiun Meteorologi El Tari Kupang mengimbau masyarakat untuk mewaspadai dampak yang ditimbulkan gelombang Rossby Ekuator tersebut.

Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang BMKG Agung Sudiono Abad mengatakan, gelombang Rossby Ekuator telah meningkatkan pertumbuhan awan konvektif di wilayah NTT. Wilayah berpotensi dilandai hujan ringan hingga deras disertai petir dan angin kencang berdurasi singakt terjadi di Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Belu, Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan dan Malak. Sedangkan angin kencang melanda Pulau Timor, Rote, Sabu, Sumba dan Kabupaten Manggarai Barat.

"Waspadai potensi angin kencang yang sifatnya kering di musim kemarau yang berpotensi menyebabkan meluasnya kebakaran hutan dan lahan di wilayah NTT," ujarnya.

Dia menyebutkan, gelombang bergerak ke arah barat dan di sepanjang ekuator yang umumnya berlangsung selama 7-10 hari. Karena saat ini, kondisi rumput di sejumlah kabupaten di Nusa Tenggara Timur mengering karena kemarau panjang, angin kencang juga berpotensi menyebabkan karhutla.

Menurut Agung, lebih dari 80% alang-alang dan dedaunan yang biasanya menutup lantai hutan, saat  ini dalam kondisi sangat kering dan sangat mudah terbakar, terutama di wilayah utara Sumba Timur hingga Sumba Tengah, Rote Ndao, Sabu Raijua, Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.

Agung juga mengingatkan masyarakat mewaspadai gelombang tinggi di perairan mulai 26-27 Juni 2022. Tinggi gelombang maksimal mencapai 2,5 meter di perairan utara Kupang hingga Rote, Selat Ombai, Selatan Alor sampai Pantar, Laut Sawu bagian utara, Selat Sumba bagian timur,d an Selat Sape bagian selatan. Sedangan tinggi gelombang di Selat Sumba
bagian barat dan perairan selatan Kupang sampai Rote antara 2,5-3,5 meter. (OL-15)

BERITA TERKAIT