25 June 2022, 19:46 WIB

Sleman Mulai Vaksinasi PMK untuk Sapi Perah 


Ardi Teristi Hardi | Nusantara

Antara
 Antara
Ilustrasi petugas kesehatan menyuntikkan vaksin PMK untuk sapi perah.

VAKSINASI Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) untuk hewan ternak sapi perah mulai digencarkan di wilayah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Adapun upaya vaksinasi PMK diimulai di Kelurahan Glagaharjo, Cangkringan, Sleman. Pelaksanaan vaksinasi ini ditargetkan berlangung cepat. Pada tahap pertama, vaksinasi harus bisa selesai pada 5 Juli 2022.

"Vaksinasi PMK akan diberikan sampai tiga kali," ujar Direktur Pakan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan Nursapto Hidayat, Sabtu (25/6).

Baca juga: Atasi PMK, Pemerintah Gencarkan Vaksinasi Darurat pada Ternak

Kali ini, vaksinasi PMK diprioritaskan untuk sapi perah. Pasalnya, masa hidup sapi perah lebih lama daripada sapi potong. Serta, menghasilkan susu setiap hari. Diketahui, PMK mengakibatkan produksi susu sapi menurun.

Di tengah wabah PMK, peternak sapi perah berharap dapat produksi susu setiap hari. Pasalnya, kebanyakan peternakan sapi perah memakai dana bank atau KUR.

Baca juga: Harga Kebutuhan Pokok di Klaten Stabil Menjelang Idul Adha

Selain vaksinasi, masyarakat diperbolehkan memberikan jamu kepada hewan ternak. Dalam hal ini, untuk mencegah penyakit pada ternak. Jamu yang diberikan, seperti gula merah, kecap dan telur.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan sebanyak 3.100 dosis vaksin PMK akan diberikan pada tahap pertama. Vaksinasi diharapkan bisa menekan laju penularan PMK pada hewan ternak di Sleman.

"Saat ini, kurang lebih ada 2.000 kasus PMK dan 11 kematian (ternak akibat PMK) di Sleman," jelas Kustini.(OL-11)
 

BERITA TERKAIT