25 June 2022, 06:30 WIB

Pengungsi Afghanistan yang Berusaha Bunuh Diri di Jembatan Liliba Kupang Berhasil Diselamatkan


Palce Amalo | Nusantara

MI/PALCE AMALO
 MI/PALCE AMALO
Proses evakuasi Hassan Reza Haidari, pengungsi Afghanistan yang beursaha bunuh diri di Jembatan Liliba, Kupang, NTT.

HASSAN Reza Haidari, pengungsi asal Afghanistan yang ditampung di salah satu hotel di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) berusaha mengakhiri hidupnya dengan cara terjun dari puncak jembatan, Jumat (24/6) malam.

Hassan naik ke puncak Jembatan Liliba dan duduk di batang tepi atas jembatan sambil melakukan foto selfi. Aksi Hassan itu membuat arus lalu lintas macet karena pengendara menghentikan kendaraan untuk menonton. Ada memintanya untuk turun, namun, ia menolak.

"Memang keinginannya untuk  bunuh diri karena menurut rekan-rekannya, ia stres," kata Kapolres Kota Kupang Kombes Rishian Krisna Budhiaswanto kepada wartawan.

Baca juga: Harga Tuna di Pasar Kota Kupang Naik

Polisi menerima laporan aksi nekat Hassan sekitar pukul 19.00 Wita dan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi. 

"Kami  mensteril lokasi agar dia tidak stres," ujarnya. 

Beberapa saat kemudian,  tiba tim penolong dari BPBD Kota Kupang dan pemadam kebakaran untuk membantu polisi.

Selanjutnya, Hassan dibujuk oleh petugas International Organization for Migration (IOM) agar bersedia turun. Usaha mengevakuasi Hassan baru berhasil pada pukul 21.00 Wita. 

Setelah diturunkan, ia langsung  dilarikan ke Rumah Sakit Jiwa untuk melakukan pemeriksaan kejiwaan.

Menurut Kombes Rishian, Hassan diduga stres karena sudah lama berada di Kota Kupang namun belum ada kepastian negara ketiga yang menerimanya. Saat ini tercatat 203 pengungsi di Kota Kupang terdiri dari 200 warga Afghanistan dan tiga orang warga Pakiskan. (OL-1)

BERITA TERKAIT