23 June 2022, 17:11 WIB

Pemalsuan Sertifikat Tanah, Empat Pegawai BPN Labuan Bajo Ditahan


John Lewar | Nusantara

MI/John Lewar.
 MI/John Lewar.
Dua dari empat pegawai BPN Labuan Bajo yang ditahan Mabes Polri dan Keaksaaan. 

MARKAS Besar Polri melimpahkan tersangka serta barang bukti ke pihak JPU Kejaksaan Negeri Manggarai Barat bidang Tindak Pidana Umum (Pidum) terkait dugaan pemalsuan dokumen sertifikat tanah oleh pegawai negeri di kantor pertanahan Labuan Bajo. Kejaksaan langsung menahan keempat tersangka dari pegawai BPN berinisial KL, CM, ER, dan SK.

Kasi Intel Kejari Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Toni Aji, Kamis (23/6), mengatakan pelimpahan dan penahanan tersebut dilakukan berdasarkan alat bukti yang sudah cukup lengkap. Sebelumnya pada kasus yang sama, Mabes Polri menahan lima orang dan sudah diputuskan pengadilan terkait keterlibatan warga dalam jual beli tanah di Desa Batu Tiga Kecamatan Boleng Manggarai Barat.

"Dari keempat orang ini, tiga masih aktif sebagai pegawai negeri dan satu lagi sudah pensiun. Salah satunya berjenis kelamin perempuan yang dititipkan di tahanan Polres Manggarai Barat," terang Toni.

Baca juga: Pekerja Tambang Laut Tewas Tersambar Petir di Bangka Selatan

Keempat tersangka terlibat tindak pidana umum karena membuat surat palsu berupa akta autentik dan atau menyuruh menempatkan keterangan palsu dalam akta autentik atau turut serta melakukan perbuatan melawan hukum. "Sebagaimana dalam surat dakwaan melanggar Pasal 263 KUHAP ayat 1 junto Pasal 55 ayat 1 atau Pasal 263 ayat 2," tegas Toni.

Dia menambahkan keempat tersangka ditahan mulai 21 Juni 2022 hingga 10 Juli 2022. "Ancaman hukumannya di atas lima tahun sehingga dilakukan penahanan. Para tersangka telah dilakukan pemeriksaan kesehatan sebelum dilakukan penahanan," katanya. (OL-14)

BERITA TERKAIT