22 June 2022, 19:28 WIB

Akhir Juni-Awal Juli, Curah Hujan di Jateng Masuk Kategori Rendah


Lilik Darmawan | Nusantara

ANTARA
 ANTARA
Ilustrasi 

MEMASUKI pekan terakhir Juni hingga awal Juli, curah hujan di Jawa Tengah (Jateng) diperkirakan rendah. Hanya dua kabupaten yang  diperkirakan masuk kriteria menengah.

Pengamat cuaca BMKG Tunggul Wulung Cilacap Rendi Krisnawan mengatakan berdasarkan data yang dikeluarkan BMKG Semarang, curah hujan di wilayah Jateng pada akhir Juni hingga awal Juli mendatang umumnya rendah. "Rata-rata, curah hujan akhir Juni hingga awal Juli berkisar antara 21-50 milimeter (mm). Kategorinya curah hujan rendah,�jelas Rendi, Rabu (22/6).

Menurutnya, hanya ada dua kabupaten di Jateng yang berpotensi dengan  curah hujan kategori menengah yakni Kebumen dan Cilacap. "Untuk Kabupaten Kebumen dan Cilacap, curah hujan diperkirakan berkisar antara 51-100 mm. Itu masuk dalam ketegori menengah," katanya.

Sementara berdasarkan analisis curah hujan pada dasarian kedua Juni, Banjarnegara memiliki curah hujan yang tinggi berkisar antara 21 mm hingga lebih dari 300 mm. Untuk daerah dengan curah hujan antara 21-300 mm adalah Banyumas, Batang, Brebes dan Cilacap.

Sementara untuk gelombang di Samudra Hindia sebelah selatan Jabar, Jateng dan DIY terpantai masih tinggi. Ketinggian gelombang mencapai kisaran 2,5 meter hingga 4 meter. Sehingga pengunjung pantai maupun  nelayan diminta untuk tetap waspada. (OL-15)

BERITA TERKAIT