22 June 2022, 07:30 WIB

Bali Boogie Jump in Paradise Sukses Dihelat 60 Penerjun Dunia Terlibat


Arnoldus Dhae | Nusantara

MI/Arnoldus Dhae
 MI/Arnoldus Dhae
Penerjun internasional unjuk kebolehan dalam Bali Boggie Jump in Paradise, di Pantai Mesari, Seminyak, Kuta, Bali, Selasa (21/6/2022)

BALI sukses gelar atraksi Bali Boogie Jump in Paradise, Selasa sore (21/6/2022). Sebanyak 60 penerjun sukses mendarat di Pantai Mesari, Kelurahan Seminyak, Bali. Kelompok terakhir penerjun bahkan baru mendarat ketika matahari hampir terbenam. Mereka sengaja diterjunkan saat jelang sunset agar bisa mendapatkan gambar dari udara.

Untuk kelompok pertama, peserta dari Indonesia yang semuanya adalah atlit dari anggota TNI AU. Puluhan penerjun yang melakukan aksi terjun payung dari pesawat Hercules TNI AU disambut sumringah wisatawan asing dan domestik yang sedang menikmati matahari terbenam di Pantai Mesari, Seminyak, Kuta, Badung.

Para turis pun tampak bersorak saat menyaksikan pendaratan para penerjun dunia itu. Mereka terkagum-kagum dengan atraksi penerjun ini. Ada banyak aksi yang dilakukan. Selain melakukan skydive di udara, para penerjun mampu terkesan turun dengan kecepatan tinggi, seakan akan jatuh bebas, namun tiba-tiba seperti memiliki rem dan mendarat dengan sangat lembut. Mereka penerjun profesional.

Ke-60 penerjun berasal dari 29 negara, diantaranya dari Rusia, Ukraina, Perancis, Amerika dan sebagainya termasuk Indonesia. Danlanud Ngurah Rai Kolonel PNB Putu Sucahyadi mengatakan, peserta dari Indonesia ada 10 orang yang semuanya adalah prajurit TNI AU. Sementara sisanya adalah para peserta dari 29 negara sebanyak 40 orang beserta tandemnya. Jadi jumlahnya ada 60 orang. Yang ikut tandem juga penerjun tetapi memilih untuk tandem dengan temannya agar bisa ambil gambar dari udara.

"Ketinggian yang diambil itu 13 ribu kaki. Mereka itu kalau semakin tinggi semakin senang karena mereka bisa menikmati Bali dari ketinggian, bisa skydive, bisa bentuk formasi dan sebagainya. Kesempatan bagi mereka untuk foto Bali dari ketinggian sebanyak-banyaknya," ujarnya.

Baca Juga:

Kegiatan ini berlangsung karena adanya permintaan yang sangat antusias dari para penerjun berkelas dunia. Bahkan ada yang sudah 5 kali juara dunia berturut-turut. Intinya usai pandemi mereka ingin terjun di Bali. Mereka ingin melihat Bali yang indah dari udara. Itulah sebabnya banyak penerjun yang membawa kamera berfoto ria dari udara.

"Karena permintaan yang begitu tinggi, maka melalui berbagai rapat koordinasi kami Libatkan 60 Peterjun Dunia, Bali Sukses Gelar mempersiapkan segala sesuatu. Kita kemas dalam Bali Boogie Jump in Paradise. Melompat ke Pulau Surga. Mereka sangat antusias. Para peserta kita seleksi yakni mereka yang sangat profesional di bidang terjun dan ikut berbagai kompetisi tingkat dunia. Karena lokasinya sempit, pinggir pantai yang indah, padat penduduk. Dan mereka bisa," ujarnya.

Penerjun asal Francis, Karine Joly mengaku sangat senang terjun payung di Bali. Dalam event ini, dia bertemu dengan seluruh rekan penerjun dari seluruh dunia. Dari ketinggian, ia mengakui Bali memang indah. Bahkan dia meminta agar Bali jadi rekreasi tempat terjun bagi para penerjun profesional.

"Saya kira ini akan menjadi simbolis setelah seluruh negara ditutup karena pandemi. Dan saat ini adalah cara yang tepat untuk merayakan," ujarnya.

Juara dunia free flight ini mengaku baru pertama kali ke Bali. "Saya tadi dari atas membuat video dan merekam semua. Saya akan unggah ke Instagram saya," ungkapnya.

Disisi lain, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Tjok Bagus Pemayun menyebut, event tersebut menjadi salah satu bagian promosi kepariwisataan Bali. Suksesnya kegiatan itu akan memberikan citra positif terhadap Bali. "Event ini akan memberikan efek ganda, ketika muncul di pemberitaan, maupun di medsos para penerjun, pasti akan dilihat oleh jutaan followers mereka dan ini keuntungan bagi Bali," katanya.

Sementara Kelompok Ahli Pembangunan Pariwisata Provinsi Bali I Ketut Jaman mengatakan, 60 penerjun yang mengikuti event Bali Boogie mengaku sangat menikmati suasana di Bali.

Dari pengalaman pertama yang dirasakan para peterjun asing itu, mereka meminta event berikutnya digelar tahun depan. "Rata-rata mereka mengaku puas, tempat pendaratan mulus, pemandangan bagus dan support dari pemerintah daerah juga sangat mendukung," kata Jaman.

Ketut Jaman menambahkan, sebelum event berakhir, pemerintah daerah akan memfasilitasi perjalanan lain menikmati budaya dan tradisi Bali di pagelaran Pesta Kesenian Bali (PKB) di Art Center, Denpasar. (OL-13)

Baca Juga: 60 Penerjun Dunia Berkompetisi di Bali Boogie Jump in Paradise

BERITA TERKAIT