21 June 2022, 19:35 WIB

Mendagri: Pemekaran Wilayah Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat Papua


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Nusantara

MI/Moh Irfan
 MI/Moh Irfan
Mendagri Tito Karnavian saat berisap rapat dengan Komisi II DPR RI.

MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengklaim bahwa pemekaran Provinsi Papua sebagai upaya untuk mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat setempat. 

Hal itu disampaikan Mendagri dalam Rapat rapat kerja dengan Komisi II DPR RI di Jakarta. “Pemekaran ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan," ujar Tito, Selasa (21/6).

"Kita semua ingin agar kesejahteraan rakyat Papua, terutama Orang Asli Papua (OAP), akan meningkat dengan cepat juga dengan adanya pemekaran ini,” imbuhnya.

Baca juga: DPR Targetkan RUU DOB Papua Rampung 30 Juni

Menurut Tito, letak geografis yang luas dan medan yang sulit, menjadi tantangan dalam proses pembangunan di wilayah Papua. Lalu, persoalan birokrasi yang panjang juga kerap menjadi hambatan dalam pembangunan. 

“Dengan dimekarkannya menjadi 3 provinsi, diharapkan dapat memperpendek birokrasi dan mempermudah berbagai urusan,” jelas Tito.

Adapun pemekaran wilayah bukan hal baru di negeri ini. Sebelumnya, melalui pemekaran wilayah, beberapa daerah terbukti menjadi lebih mandiri, dengan kemampuan fiskal yang memadai untuk pembangunan.

Baca juga: Presiden: Daerah Harus Fokus pada Satu Komoditas Pangan

Bahkan, lanjut Tito, beberapa daerah hasil pemekaran juga dinilai sukses. Misalnya, Provinsi Sulawesi Tengah yang merupakan pemekaran dari Provinsi Sulawesi Utara-Tengah. 

Menyoroti pemekaran di wilayah Papua juga bukan hal baru. Sejak dimekarkan dan berdirinya Provinsi Papua Barat, berbagai capaian positif pembangunan semakin terlihat jelas. 

“Papua juga dimekarkan dengan adanya provinsi baru, yakni Papua Barat. Kita melihat hasil yang positif. Kita melihat pembangunan ditandai dengan IPM yang naik, daerah yang tadinya terisolasi, semua menjadi terbuka,” pungkasnya.(OL-11)

BERITA TERKAIT