19 June 2022, 08:30 WIB

Destinasi Labuanbajo Siap Tampung 20 Ribu Orang untuk KTT G20


Arnoldus Dhae | Nusantara

MI/Palce Amalo
 MI/Palce Amalo
Panorama waterfront city atau Kota di Tepi Perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.

KETUA Badan Pelaksana Otorita Labuanbajo Flores (BPOLF) Shana Fatina mengatakan, saat ini destinasi prioritas Labuanbajo sedang berbenah menyambut kedatangan para delegasi KTT G20. Dijadwakan destinasi Labuanbajo sebagai tempat pertemuan delegasi KTT G-20.

"Sesungguhnya dalam tiga tahun terakhir, penataan destinasi terus dilakukan. Penataan dilakukan agar kualitas destinasi dan wisatawan terus ditingkatkan," ujarnya di Denpasar, Minggu (19/6/2022). Penataan tersebut dilakukan untuk atraksi, aksebilitas dan amenitas untuk menuju kualitas wisata.

Saat ini pariwisata Labuanbajo terus berbenah menuju event KTT G-20. Pembenahan dilakukan agar fasilitas pariwisata Labuanbajo bisa menampung sebanyak 20 ribu orang dalam waktu yang sama dan serentak. "Artinya, tamu itu bisa aman dan nyaman, mereka tidak kekurangan makanan dan minuman. Pembenahan terus dilakukan untuk bisa menampung 20 ribu orang, dalam waktu yang bersamaan," ujarnya.

Daya tampung yang ada saat ini baru mencapai 15 ribu orang. Sementara untuk menyambut KTT G-20 ditargetkan menampung 20 ribu orang. Saat ini ada sekitar tujuh hotel berbintang yang sedang dibangun sehingga seluruh tamu KTT G-20 bisa tertampung.

Untuk tahun ini saja ada 12 meeting berskala besar dari berbagai kementerian dan lembaga dan menjadikan Labuanbajo sebagai tuan rumah. Dari 12 meeting tersebut sudah dilakukan dua meeting dari Kemenparekraf dan Kementerian PUPR. Lalu menyusul dari Kementerian ESDM. Berbagai pertemuan tersebut membuat branding pariwisata Labuanbajo terus melambung.

Dalam event Bali Beyond Travel Fair (BBTF) 2022, BPOLF Labuanbajo membawa 5 tour operator untuk ikut sebagai peserta. "Hasilnya memang di luar dugaan. Selama dua hari capaian transaksi naik hingga Rp6,5 miliar. Banyak buyers dari berbagai negara yang sebelumnya tidak ada appointmen justru melakukan transaksi. Itu artinya pariwisata Labuanbajo mulai dikenal luas ke publik dan kita akan mempertahankan kualitas wisata premium yang diinginkan wisatawan," ujarnya. (OL-13)

Baca Juga: IA ITB Babel Sokong Kegiatan G20 Di Belitung dan Pembangunan Babel

 

BERITA TERKAIT