14 June 2022, 20:20 WIB

Polda Sulawesi Utara Masuk 14 Tim Terbaik Festival Nusantara Gemilang


Voucke Lontaan | Nusantara

ANTARA FOTO/Kornelis Kaha
 ANTARA FOTO/Kornelis Kaha
 Kabid Humas Polda Sulut Komisaris Besar Jules Abraham Abast


KARYA seni Polda Sulawesi Utara (Sulut) bertajuk The Beauty of Tolerance berhasil masuk kategori 14 tim terbaik dalam ajang  Festival Nusantara Gemilang yang diselenggarakan Mabes Polri.

Kabid Humas Polda Sulut Komisaris Besar Jules Abraham Abast, Selasa (14/6), mengatakan, festival diadakan dalam rangka menyambut Peringatan ke-76 Hari Bhayangkara pada 1 Juli mendatang.

"Hasil keputusan Ketua Panitia Festival Nusantara Gemilang pada 12 Juni 2022, Polda Sulut masuk 14 tim terbaik dari 34 tim peserta," ujarnya,

Selanjutnya, Tim Polda Sulut akan mengikuti seleksi lanjutan untuk memperebutkan juara di grand final yang digelar pada 28 Juni mendatang.

"Untuk juara di grand final akan dipilih 3 tim berpenampilan terbaik, tim favorit versi media sosial, peserta terbaik persahabatan, dan peserta terbaik kepribadian," kata Jules.

Dia menjelaskan, dalam Festival Nusantara Gemilang ini terdapat beberapa kategori karya dan kreativitas berbasis seni dan budaya Indonesia yang menjadi ciri khas daerah masing-masing.

"Di antaranya dalam bentuk tarian nusantara, vocal group, performing art nusantara, dan unsur kreatifitas lain yang menarik. Kemudian untuk Tim Polda Sulut menampilkan kolaborasi Tari Kabasaran dan Tari Maengket, yang juga disisipkan pesan-pesan toleransi serta semangat nasionalisme," jelasnya.

Tari Kabasaran adalah tarian keprajuritan Suku Minahasa untuk mengusir musuh yang datang. Sementara Tari Maengket merupakan tarian tradisional Minahasa yang melambangkan wujud rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen yang berlimpah.

Kombes Jules Abraham Abast mengajak masyarakat untuk mendukung Tim Polda Sulut dalam ajang Festival Nusantara Gemilang ini, yang menangkat karya The Beauty of Tolerance atau Keindahan Toleransi.

"Mari kita dukung Tim Polda Sulut, sebagai wujud kebanggaan sekaligus melestarikan seni budaya nusantara, juga perwujudan persatuan dan kesatuan bangsa yang diikat oleh semangat Pancasila," pintahnya. (N-2)

BERITA TERKAIT