11 June 2022, 13:20 WIB

BMKG : Besok hingga 13 Juni Waspadai Rob di Pesisir NTT


Palce Amalo | Nusantara

MI/Palce Aamlo
 MI/Palce Aamlo
Ron dan gelombang tinggi menerjang gedung pertokoan dan hotel di pesisir pantai Kota Kupang, NTT mulai besok hingga 13 Juni 2022. 

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengeluarkan peringatan dini ancaman banjir pesisir atau rob di perairan daerah itu mulai 12-13 Juni 2022. Rob terjadi akibat adanya pengaruh dari aktivitas astronomi yakni fase bulan purnama.

"Posisi bulan berada pada jarak terdekat dengan bumi. Hal ini dapat menyebabkan potensi maksimum, kondisi gelombang tinggi, dan angin kencang dapat memengaruhi dinamika pesisir di wilayah NTT berupa potensi banjir pesisir," kata Syaeful Hadi lewat keterangan tertulis,
Sabtu (11/6).

Wilayah terdampak rob yakni selatan Pulau Flores, pesisir Pulau Timor hingga Rote, Pesisir Pulau Sumba dan Pesisir Pulau Sabu dan Pulau  Raijua.

Terkait potensi rob tersebut, Syaeful mengingatkan masyarakat waspada mulai petani garam, perikanan darat, bongkar muat di pelabuhan serta transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir.

"Masyarakat diihimbau selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari banjir pesisir ini," ujarnya.

Sementara itu, tinggi gelombang di perairan NTT maksimal antara 2,5-4 meter dan kecepatan angin mencapai 25 knot per jam. Gelombang tinggi terjadi di Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, Samudera Hindia Slatan Sumba hingga Sabu, perairan selatan
Kupang-Rote serta Samudera Hindia selatan Kupang hingga Rote.

Adapun tinggi gelombang antara 1,25-2 meter berpeluang terjadi di Selat Sumba bagian timur, Selat Alor hingga Pantar, Selat Ombai, perairan utara Kupang-Rote.

Selain itu, sejumlah wilayah di NTT diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan disertai petir di sejumlah kecamatan di Kabupaten Manggarai Timur hingga Kabupaten Ngada. (OL-13)

Baca Juga: Warga Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob Hari Ini hingga 17 Juni

 

BERITA TERKAIT