10 June 2022, 11:55 WIB

Bukit Larata dan Pulau Lihaga Siap Menarik Wisatawan


mediaindonesia.com | Nusantara

Ist
 Ist
Lokasi wisata Pulau Lihaga menggelar farmtrip untuk para travel agent dan travel operator, beberapa waktu lalu.

PARA agen dan operator perjalanan atau travel agent/tour operator (TA/TO) yang menjadi peserta familiarization trip (famtrip) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Manado-Likupang, Sulawesi Utara, 8-12 Juni 2022, dibuat terkagum-kagum dengan keindahan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang. Khususnya, Bukit Larata dan Pulau Lihaga yang menjadi destinasi awal dikunjungi.

Peserta famtrip Kemenparekraf di Manado-Likupang merupakan TA/TO yang berada di bawah naungan Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) dan Association of The Indonesian Tour & Travel Agencies (Asita).

Pauline Suharno, Direktur Elok Tour Jakarta yang juga Ketua Umum DPP Astindo, memuji keindahan Bukit Larata dan Pulau Lihaga. "Ini seperti surga tersembunyi. Keindahan dua destinasi ini sangat alami dan terjaga. Ini destinasi yang siap dipasarkan dan disiapkan paketnya," kata Pauline dalam keterangan yang diterima, Kamis (9/6).

Menurut dia, dengan kemasan paket perjalanan yang menarik, kedua destinasi ini bisa dijual ke wisatawan. Hal senada disampaikan Masrura Ram Idjal, owner PT Jasa Pesta Wisata Bandung yang juga pengurus teras DPP Asita.

"Potensi Bukit Larata dan Pulau Lihaga sangat luar biasa. Bisa membuat betah siapa saja yang berkunjung. Destinasinya sudah siap, tinggal saya bawa saja tamu ke sini. Jangan lupa promosinya, saya juga kaget kok ada pantai seindah Lihaga di Likupang," kata Masrura.

Ia pun optimistis bisa menjadikan Likupang sebagai salah satu destinasi andalan. "Apalagi Likupang memiliki kelebihan berupa keindahan alam perbukitan dan pantai, dan pulau. Ini bisa menjadi wisata yang menarik, harus kerjasama semua pihak," katanya.

Bukit Larata sendiri berada di Desa Wisata Kinunang di Pulisan. Di tempat ini, peserta famtrip diajak melihat keindahan perbukitan sisa gunung api masa lalu, rerumputan ilalang, dan laut lepas dari tempat tinggi. Banyak masyarakat sekitar menyebut bukti ini, bukit Teletubbis. Puas menikmati bukit, peserta diajak menyeberang ke Pulau Lihaga untuk menikmati makan siang ikan yang khas, snorkling, bermain kano, dan menikmati keindahan matahari terbenam.


Baca juga: Pada 1-7 Juli Sumsel Jadi Tuan Rumah Fornas VI


Plt Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Martini M Paham berharap para TA/TO bisa mendapatkan sesuatu dari kegiatan ini. "Lebih tepatnya berupa sebuah paket perjalanan. Oleh karena itu, kita berharap kegiatan ini dimanfaatkan untuk eksplorasi secara maksimal. Kenali destinasi ini dengan baik sebelum ditawarkan ke buyer atau wisatawan. Kami tidak bisa mempromosikannya sendirian, unsur penthaheliks menjadi hal utama di pariwisata. Unsur itu adalah, akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan tentu saja media untuk promosi," kata wanita yang akrab disapa Diah itu.

Diah sangat kagum dengan Pulau Lihaga. Menurutunya, laut di sekitar pulau yang relatif berombak tenang dan air laut yang sejernih kristal berwarna tosca dijamin langsung membuat jatuh hati bahkan sebelum menginjakkan kaki ke pulau ini.

Pasalnya, karena Pulau Lihaga merupakan pulau yang tak berpenghuni, sehingga keasriannya sangat terjaga. Untuk menikmati keindahan pulau ini ada baiknya sebelum turun dari perahu, mintalah untuk mengelilingi Pulau Lihaga terlebih dahulu. Lalu silakan nikmati pemandangan menakjubkan dari pulau yang berpantai pasir putih ini.

Tentu saja, imbuh Diah, bukan sekadar menarik untuk dikelilingi dari perahu, sambutan pasir putih di sepanjang bibir pantai yang terasa lembut ketika kita menginjakkan kaki. Pasirnya begitu bersih dan pepohonannya juga ridang, membuat kita merasa mengunjungi sekeping surga yang jatuh ke bumi.

Lebih menarik lagi jika kita mengunjungi pulau seluas 6 hektar ini pada musim kemarau. Pada musim ini, biota laut sedang aktif berkembang biak. Siapa tahu jika sedang beruntung, kita dapat memergoki penyu langka yang sedang bertelur.

Berkunjung ke pulau yang indah ini rasanya merupakan kesempatan untuk dapat lebih dekat dengan alam. "Tadi saya lihat pokoknya wisatawan jangan khawatir, fasilitas toilet tersedia. Beberapa fasilitas lainnya juga sedang dibangun melengkapi fasilitas-fasilitas untuk berfoto ala Instagram yang sudah tersedia sebelumnya. Pokoknya keren banget," kata Diah.

Harapan senada disampaikan Menparekraf Sandiaga Uno. "Kekuatan utama KEK Likupang adalah pesisir pantainya yang sangat mempesona. Belum lagi keindahan pemandangan bawah laut dengan berbagai biota dan terumbu karang. Wisatawan yang memiliki minat terhadap wisata pantai bisa diarahkan ke tempat ini," katanya. (RO/S-2)

BERITA TERKAIT