03 June 2022, 20:29 WIB

Program Outreach PABOI ke Papua, Lakukan Layanan Kesehatan dan Dorong Uncen Buka Prodi Orthopedi


Mediaindonesia.com | Nusantara

Dok. PABOI
 Dok. PABOI
Layanan kesehatan yang dilakukan PABOI di RSUD Jayapura berupa penanganan pasien

PERHIMPUNAN Dokter Spesialis Orthopedi dan Traumatologi Indonesia (PABOI) mengadakan program Outreach di Papua. Kegiatan itu dihadiri Ketua PABOI Edi Mustamsir, Ketua Kolegium Orthopedi dan Traumatologi Ferdiansyah, dan Ketua PABOI Cabang Sulawesi Selatan-Sulawesi Barat-Irian Jaya Jainal Arifin.

Dalam Program Outreach itu yang masih dalam rangkasian Continuing Orthopaedic Education (COE) ke-69 itu, PABOI memberikan pelayanan kesehatan untuk masyarakat atau pasien di RSUD Jayapura, memberikan edukasi dalam acara One Day seminar, dan melakukan visitasi untuk mendorong Fakultas Kedokteran Universitas Cendrawasih bisa membuka program studi Orthopaedi dan Traumatologi.

"Mengingat wilayah Papua daerahnya begitu luas dan dibandingkan dengan jumlah dokter Orthopaedi yang ada, jelas sangat kurang sekali. Oleh karena itu kami sangat mendukung agar Fakultas Kedokteran Universitas Cendrawasih bisa membuka program studi Orthopedi & Traumatologi di sini," ujar Edi Mustamsir, Ketua PABOI dalam keterangannya. 

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura sebagai Rumah Sakit Pendidikan diharapkan juga dapat mendorong dan bisa memfasilitasi serta mendukung segala sarana dan prasarana untuk terealisasinya program ini.

Di lokasi yang sama, Direktur RSUD Jayapura bersama Ketua PABOI Cabang Sulselbar-Irian Jaya, memberikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran Ketua PABOI dan Kolegium untuk hadir membantu langsung dan memberikan edukasi kepada para profesional dokter dan perawat di papua. 

Baca juga : Ribuan Hewan Kurban Sulteng Dipastikan Bebas PMK

Pada kegiatan layanan kesehatan, disampaikan oleh dr. Johanes, di RSUD Jayapura terdapat 2 pasien yang akan mendapatkan penanganan oleh Tim Outreach PABOI. Pasien dengan keluhan Infeksi tulang belakang leher dan pinggang dengan kelemahan dilengan tangan kanan dan kesulitan berjalan.

Operasi itu memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi karena memerlukan keahlian dan pengalaman khusus. Dan operasi ini ditangani langsung oleh tim outreach PABOI dan Pedicle Club Indonesia (PCI) diantaranya dr. Yudha Mathan Sakti, Sp.OT(K) dan Dr.dr I Gusti Lanang NAAW, Sp.OT(K). 

"Kami bersyukur operasi berjalan dengan lancar dan kedua pasien kondisinya sudah membaik pasca operasi," kata dr. Johanes.

Selain itu juga dalam kunjungannya dilakukan One Day Seminar "Current perpespective in diagnosis and management of osteoporosis and degeneratif condition in spine and musculoskletal system" dengan panelis diantaranya Prof.Dr.dr. Zairin Noor, Sp.OT (K), M.M., dr. Lia Marliana, Sp.OT(K)., M.Kes dan dr. Michael Jhon T,Sp.OT, kehadiran mereka untuk berbagi tentang perkembangan terbaru keilmuan dalam bidang orthopaedi kepada para dokter dan perawat.

"Terima kasih saya ucapkan mewakili masyarakat papua atas kehadiran para guru dan rekan sejawat karena berkenan datang jauh-jauh ke papua untuk melayani kami masyarakat Papua," pungkas Johanes. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT