03 June 2022, 16:19 WIB

Ribuan Hewan Kurban Sulteng Dipastikan Bebas PMK


M. Taufan SP Bustan | Nusantara

Antara
 Antara
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di salah satu peternakan hewan.

DINAS Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) memastikan bahwa kebutuhan hewan ternak untuk kurban Iduladha dalam kondisi aman dan bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK).

Hingga saat ini, Pemprov Sulteng terus memperketat pemeriksaan hewan ternak, agar tetap terbebas dari PMK. Hal itu ditekankan Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmafet Dinas Perkebunan dan Peternakan Dandi Alfita.

Mengingat, jelang hari raya Iduladha, banyak warga membutuhkan hewan ternak jenis sapi, kambing maupun domba untuk keperluan berkurban.

Baca juga: Kasus PMK Di Kabupaten Semarang Terus Meningkat

“Tentu hewan kurban itu harus sehat dan terbebas dari PMK. Makanya, kami menjaga jangan sampai PMK itu masuk Sulteng,” ujar Dandi, Jumat (3/6).

Menurutnya, kebutuhan hewan kurban dari tahun sebelumnya mampu dipenuhi oleh ternak lokal, yang berasal dari peternak Sulteng. Wilayah Sultang pun tidak pernah memasok hewan ternak dari daerah lain.

Baca juga: Ini Aturan Baru agar Hewan Kurban Bisa Dijual di Jakarta

"Untuk ketersediaan stok hewan kurban tahun ini, masih mampu dipenuhi ternak lokal dari beberapa lokasi sentral di Sulteng,” imbuh Dandi.

Berdasarkan data Dinas Perkebunan dan Peternakan Sulteng, kebutuhan hewan ternak kurban di Sulteng mencakup 6.600 ekor sapi dan 1.400 ekor kambing.

“Jumlah kebutuhan kurban ini ada penaikan 5% dari tahun sebelumnya. Kami sudah pastikan juga bahwa hewan ternak itu terbebas PMK, karena dari wilayah asalnya diperiksa juga,” tandasnya.(OL-11)

BERITA TERKAIT