30 May 2022, 11:35 WIB

Melalui Ideathon, Badan Otorita Labuan Bajo Inginkan Ide Kreatif Pariwisata


mediaindonesia.com | Nusantara

Ist
 Ist
Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) kembali menyelenggarakan program Ideathon.

DALAM menjalankan fungsi koordinatifnya, Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) kembali menyelenggarakan program Ideathon.

Ideathon sendiri merupakan program kompetisi ide yang dilaksanakan BPOLBF untuk menghasilkan ide-ide inovatif sekaligus menjadi prototipe dalam menyelesaikan tantangan pariwisata dan ekonomi kreatif terutama dalam hal pengelolaan event di Flores, Lembata, Alor, dan Bima (Floratama). 

Kegiatan ini telah melalui beberapa rangkaian proses, mulai dari pembukaan pendaftaran program bagi khalayak umum, menyelenggarakan webinar, dan saat ini sampai pada tahap Mentoring Stage Top 5 Ideas. 

Proses Mentoring ini dilakukan selama 3 hari, yakni sejak tanggal 25 hingga 28 Mei 2022. Lima ide terbaik dari peserta Ideathon akan mendapatkan mentoring dari tim Indonesia Creative Cities Network (ICCN), yakni Ignasius Galih Sedayu selaku Deputi Pemasaran dan Komunikasi Publik ICCN, Ira Shintia selaku bendahara ICCN, M. Arie Budiman selaku Sekjen ICCN serta Ivan Raymond Rondo selaku founder dari NTTnesia Event. 

Selama proses ini peserta akan dibekali dengan ilmu-ilmu yang tentunya akan bermanfaat agar siap melahirkan event-event berkualitas dan berkelanjutan di wialayah Floratama (Flores, Alor, Lembata, dan Bima). 

Baca juga: Pemda Diminta Optimalkan Pengelolaan Kawasan Labuan Bajo Sebagai KSPN

Sekertaris Dinas Pariwisata Manggarai Barat, Chrispin Mesima, menyampaikan apresiasinya kepada BPOLBF atas terselenggaranya Ideathon #itstimeforlabuanbajo dan juga mengucapkan selamat kepada 5 besar peserta Ideathon. 

Ia menyampaikan bahwa per tanggal 20 Mei 2022 Labuan Bajo mencatat tingkat kunjungan sebanyak 44.905  dimana jumlah ini cukup tinggi dibandingkan tahun 2021.

Penyelenggaraan MICE pun turut menyumbang sebagian besar dari jumlah ini, sehingga adanya Ideathon diharapkan dapat melahirkan event-event berkelas internasional dan berkelanjutan tidak hanya di Labuan Bajo tetapi juga di seluruh kawasan Flores, Lembata, Alor dan Bima. 

"Pergerakan Pariwisata saat ini sudah mulai naik kembali, tingkat kunjungan sampai dengan bulan Mei 2022 meningkat tinggi. Luar biasanya kenaikan tingkat kunjungan ini sebagian besar karena banyaknya penyelenggaraan MICE," kata Chrispin.

"Ketika teman-teman BPOLBF mendeteksi ini sebagai trend pariwisata di kawasan Floratama, maka bagi kami ini merupakan trend yang sangat tepat sasaran," jelasnya.

"Maka kami berharap suatu saat Floratama dapat menjadi tempat yang baik untuk terselenggaranya event-event yang berstandar Internasional," ujar Chrispin. 

Hal serupa juga disampaikan Direktur Utama BPOLBF, Shana Fatina. Ia turut menyampaikan selamat kepada 5 besar peserta Ideathon yang telah sampai pada tahap mentoring.

Shana berharap dengan diselenggarakannya Ideathon 2022 para peserta dapat menciptakan event-event yang berkelanjutan dan bisa menjadi branding kawasan baik di Labuan Bajo maupun kawasan Floratama sehingga dapat mencapai skala World Class Event Destination. 

"Tentunya kita semua melihat event sebagai hal yang sangat penting, ini menjadi tantangan untuk kita semua agar bisa mencari event-event yang dapat menjadi branding kawasan seperti contohnya ada Moto GP di Mandalika dan event serupa," ujar Shana. 

"Ini sebenarnya juga merupakan ekspetasi kita untuk menemukan ide-ide event dalam kegiatan Ideathon ini yang akan kita dorong skalanya menjadi World Class Event Destination," ujar Shana.

"Sekali lagi selamat kepada Top 5 ideas Ideathon, mari kita sama-sama buka cara kita berpikir dan melihat event-event kelas dunia dan menemukan event yang dapat menjadi identitas Labuan Bajo," tambahnya. (RO/OL-09)

 

BERITA TERKAIT