30 May 2022, 08:10 WIB

Jemaah Haji Aceh Diminta Waspadai Suhu Panas di Arab Saudi


Amiruddin A.R | Nusantara

 MI/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE
  MI/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE
Kepala Kantor Agama, Kabupaten Pidie, Abdullah AR.

JELANG keberangkatan haji 1443 H atau 2022 M, seluruh jemaah calon haji (JCH) Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, di himbau supaya menjaga kesehatan. Pasalnya di puncak musim haji kali ini diperkirakan akan terjadi kondisi cuaca ekstrem. Suhu udara nanti diperkirakan sangat panas yakni bisa mencapai 50 darajat celcius.

Karena itu JCH diharapkan memelihara vitalitas tubuh. Antara lain adalah jangan Melakukan aktivitas yang dapat menurunkan kebugaran fisik. Lalu harus mengatur pola makan bergizi dan berkualitas sesuai usia masing-masing.

Bagi JCH yang berminat menggelar kenduri syukuran dan melakukan tradisi seperti tepung tawar diharapkan harus selesai atau berhenti sepekan menjelang keberangkatan pada 17 Juni 2022. Lalu harus memastikan telah mekukan vaksinasi lengkap dan jangan mengabaikan influenza.

H -7 JCH dipastikan sudah benar benar sehat fisik dan mental untuk menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji. Demikian, dikatakan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pidie, Abdullah AR, kepada Media Indonesia, Minggu (29/5).

Dikatakan Abdullah, sebelum berangkat ke tanah suci, dipastikan menguasai sempurna tata cara pelaksanaan ibadah rukun Islam yang ke lima ini. Walaupun sebelumnya sudah melakukan manasik secara mandiri. Setiap JCH tidak ketinggalan mengikuti manasik atau bimbingan haji yang difalitasi oleh Kemenag dua kali di tingkat kecamatan dan dua lagi tingkat kabupaten.

Baca Juga: IPW Minta Kapolri Berantas Oknum Terlibat Mafia Tambang

"Terfokuslah untuk menyempurnakan ibadah haji. Kesempatan kemungkinan haji Akbar kali ini harus di pergunakan penuh makna. Sampaikan Salam saya kepada Rasullah SAW saat tiba di Masjidil Nabawi. Katakan bahwa kami merindukannya dan menanti doa kesejahteraan beliau," tutur Abdullah AR.

Adapun Pelaksana Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah, Hasanuddin mengatakan, sebanyak 153 JCH asal Kabupaten Pidie tahun ini akan tebang pada 17 Juni. Mereka tergabung dalam kloter 3 Provinsi Aceh menggunakan pesawat Garuda Indonesia melalui Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar.

Terkait dengan kebutuhan fasilitas ibadah seperti penginapan  dan catering di tanah suci sudah disiapkan penyelenggara. Selama di Madinah sekitar 9
hari, para jemaah mendapat konsumsi sekitar 27 kali.

Mereka menunaikan salat arisan sebanyak 40 waktu itu Masjidil Nabawi. Setelah selesai rangkaian menunaikan ibadah haji nanti, kloter 3 Aceh ini,
akan kembali ke tanah air pada tanggal 28 Juli. (OL-13)

BERITA TERKAIT