28 May 2022, 15:25 WIB

Enam Korban Tewas akibat Miras Oplosan, Keluarga Palang Jalan


Martinus Solo | Nusantara

DOK MI.
 DOK MI.
Ilustrasi.

KELUARGA enam korban miras oplosan melakukan pembakaran ban dan pemalangan jalan di sepuran Rufei, Kota Sorong, Papua Barat, Sabtu (28/5). Mereka menuntut uang pemakaman dan transportasi bagi korban meninggal akibat miras oplosan milik seorang pengusaha berinisial HS. 

Miras oplosan maut tersebut dikirim HS dari Kota Sorong ke Jayapura. Belum lagi uang denda adat setelah selesai pemakaman usai.

Kapolresta Sorong Ajun Komisaris Besar Johannes Kindangen mengatakan pihaknya melakukan pengamanan sehingga situasi Kota Sorong dalam keadaan aman. "Kami melakukan pendekatan dari hati ke hati dengan keluarga enam korban miras oplosan, sehingga situasi bisa dikendalikan," tegas Kindangen.

Mengenai kasus miras oplosan itu pihaknya akan berkoordinasi dengan Polres Jayapura. Guna proses hukum lebih lanjut, pihaknya menyita 40 jeriken etanol di tempat kos pengusaha HS. Pihaknya juga sudah memintai keterangan para saksi warga sekitar, termasuk orang yang sering mengirim barang ke tempat kos pengusaha HS. 

Baca juga: Otoritas Swiss Janjikan Pencarian Anak Ridwan Kamil Paling Lama 3 Pekan

Setelah pertemuan antara keluarga enam korban miras oplosan dengan Kapolres Sorong dan Wali Kota Sorong Lamberthus Jitmau, suasana mulai kondusif. Aparat keamanan tetap berjaga-jaga untuk mengantisipasi pembakaran ban dan palang jalan susulan. (OL-14)

BERITA TERKAIT