26 May 2022, 18:20 WIB

Warga Palu Keluhkan Harga Minyak Goreng Curah


M Taufan SP Bustan | Nusantara

Antara/Mohamad Hamzah.
 Antara/Mohamad Hamzah.
Petugas mengisi minyak goreng curah ke jerikan warga saat proses pendistribusian pada gelaran pasar murah di Palu, Sulteng.

HARGA minyak goreng curah di Palu, Sulawesi Tengah, ternyata masih mahal. Pedagang masih menjualnya di atas harga eceran tertinggi (HET) pemerintah.

Pantauan Media Indonesia di Pasar Tradisional Inpres Manonda (PTIM) Palu, harga minyak goreng curah dijual pedagang bervariasi, mulai dari Rp17 ribu sampai Rp18 ribu per liter. Harga tersebut jelas masih mahal. Pasalnya, HET pemerintah cuma Rp14 ribu per liter.

Salah satu warga Palu, Ida Wati, mengaku harga minyak goreng curah belum ada penurunan sejak beberapa bulan terakhir. "Harganya masih mahal sampai sekarang ini. Beda dengan minyak goreng kemasan yang sudah sempat turun," terangnya saat ditemui Media Indonesia di PTIM Palu, Kamis (26/5).

Menurut Ida, harga melebihi HET pemerintah itu jelas memberatkan warga. "Beratlah harganya begitu. Apa lagi kami harus membeli empat sampai lima liter. Kami berharap harganya bisa segera turunlah," imbuhnya.

Pedagang minyak goreng curah, Muhlas Ladi, menambahkan harga minyak goreng curah mahal karena modal pembelian mereka sebagai pengecer juga masih mahal. Oleh karena itu, agar tidak merugi mereka harus menaikkan harga jual. "Ini juga kami cuman untung sedikit karena modal kami itu Rp16 ribu sampai Rp17 ribu per liter," tandasnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT