25 May 2022, 18:16 WIB

Astra Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Wilayah 3T


Palce Amalo | Nusantara

MI/Palce Amalo
 MI/Palce Amalo
Virtual Media Gathering Yayasan Pendidikan Astra-Michael D Ruslim (YPA-MDR) PT Astra International Tbk, Rabu (25/5). 

ASTRA melalui Yayasan Pendidikan Astra-Michael D Ruslim (YPA-MDR)  berkomitmen meningkatkan kualitas Pendidikan di wilayah prasejahtera dan daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) untuk menciptakan generasi cerdas yang unggul serta memajukan daerahnya sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa.

Diantaranya mengirim guru untuk mengajar di sejumlah sekolah di Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur mulai dari jenjang SD Negeri, SD GMIT, SMP dan SMK, sudah berlangsung sejak  2019.

"Survei pertama 2018 dan kita melakukan pembinaan 2019. Kita kirim guru muda garda depan, mulai dari pembinaan karakter lalu masuk dengan pelatihan reguler, digitalisasi dan akademis. Kita melihat pelatihan apa yang dibutuhkan sehingga masing-masing sekolah memiliki karakter khusus, kata Ketua Pengurus YPA-MDR Herawati Prasetyo saat Virtual Media Gathering, Rabu (25/5).

Kegiatan ini mengusung tema 'Bergerak Bersama Majukan Pendidikan Indonesia' disajikan dalam dua acara utama yaitu Bincang Edukatif dan Kunjungan Virtual Sekolah Binaan 'Live Eduvlog'.

Di seluruh Tanah Air, program bantuan pendidikan YPA-MDR telah menyentuh 112 sekolah sebagai konsep Sekolah Eskalator dan tersebar di 13 Kabupaten di NTT, Lampung, Banten, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah. Program ini melibatkan lebih dari 1.500 guru dan 23.800 siswa.

Menurutnya, MDR telah menjadikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) sebagai salah satu acuan dalam menyusun program bantuan pendidikan di wilayah-wilayah tersebut. Hal ini sejalan dengan tujuan ke-4 SDGs yakni menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata serta mempromosikan kesempatan belajar sepanjang hayat bagi semua semua melalui berbagai program pembinaan akademik dan non-akademik, juga menjadi salah satu agenda prioritas G20 bidang pendidikan.

Herawati menyebutkan progam bantuan pendidikan yang sudah dan akan diberikan kepada sekolah-sekolah berlandaskan pola 4 pilar pembinaan yaitu akademik, karakter, seni budaya dan kecakapan hidup yang terukur dan memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan kualitas
pembelajaran di sekolah dan selaras dengan tujuan dari SDGs.

YPA-MDR yang berdiri sejak 2009 adalah yayasan yang secara khusus didirikan dan dimiliki oleh PT Astra International Tbk sebagai pelaksana kontribusi sosial berkelanjutan bidang pendidikan pilar Astra untuk Indonesia Cerdas bidang dengan membina sasaran sekolah-sekolah di daerah prasejahtera atau 3T dan menjadi wujud dari pilar Astra untuk Indonesia Cerdas. Visi, misi dan goal YPA-MDR adalah menjadi lembaga yang mewujudkan Sekolah Unggul di daerah prasejahtera dan yang mampu mencetak Sumber Daya Manusia berkualitas sebagai agent of change menuju masyarakat sejahtera.

Di sisi lain, Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas, Subandi Sardjoko mengatakan kualitas pendidikan perlu dikejar dan sama pentingnya dengan akses pendidikan. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Astra YPA-MDR yang telah menjalankan program Guru Muda Garda Depan. Program ini sangat sejalan dengan tujuan SDGs yakni ada program untuk guru dan pembangunan karakter  yang sangat penting dan dukungan ini sangat bermanfaat. (OL-15)

BERITA TERKAIT