24 May 2022, 18:10 WIB

Yayasan Life After Mine Kirim Bantuan untuk Korban Banjir di Lebak


mediaindonesia.com | Nusantara

Ist
 Ist
Warga dan anak-anak yang daerah terkena dampak banjir dan longsor berpose di depan kendaraan bantuan dari YLAM di Lebak, Banten. 

YAYASAN Life After Mine (YLAM) menyalurkan bantuan kepada korban terdampak bencana banjir dan longsor berupa mobil operasional logistik guna mendukung percepatan pemulihan dan penanggulangan lokasi terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Lebak, Banten.

Yayasan Life After Mine merupakan yayasan binaan MMS Group Indonesia yang memiliki fokus pada isu-isu sosial, kesehatan, dan lingkungan pada masyarakat umumnya serta wilayah pascatambang khususnya.

YLAM merupakan salah satu badan yang berperan cukup signifikan pada penanggulangan pandemi covid-19, khususnya di wilayah Kalimantan Timur sepanjang 2020-2021.

Bantuan mobil operasional dengan tipe double cabin 4x4 untuk mendukung distribusi logistik pada medan yang sulit ini diserahkan langsung oleh Perwakilan YLAM kepada koordinator bantuan di wilayah Lebak Banten pada awal Mei 2022.

Baca juga: Semua Kecamatan di Banjarmasin Terkena Banjir Rob

Kabupaten Lebak merupakan salah satu daerah rawan bencana banjir dan longsor.

Adanya cuaca ekstrem khususnya di musim penghujan dengan curah hujan tinggi (100 mm per detik) menyebabkan meluapnya hulu sungai Cibeurang di wilayah Kabupaten Bogor yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Lebak merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya banjir tahunan di wilayah ini.

Berukurangnya resapan air akibat penebangan pohon di daerah aliran sungai (DAS) memperburuk kondisi sungai di waktu banjir.

Kondisi banjir rutin di sepanjang sungai Cibeurang ini berdampak langsung pada setidaknya 4 kecamatan yang berada pada sekitar sungai, diantaranya Cibeber, Bojongmanik, Cirinten, dan Leuwidamar.
“Daerah terdampak banjir dan tanah longsor seperti Kabupaten Lebak ini perlu disiapkan fasilitas pendukung, terutama terkait aspek logistik pada saat proses penanggulangan”, ujar Andrew Hidayat, pembina YLAM. dalam keterangan, Selasa (24/5). 

Andrew berharap dengan tersedianya mobil operasional ini dapat membantu masyarakat dalam proses distribusi kebutuhan pokok serta barang lainnya saat proses pemulihan bencana.

Yayasan Life After Mine akan terus bekerja sama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk bersinergi dalam mendukung pemulihan daerah terdampak bencana di Kabupaten Lebak, Banten. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT