24 May 2022, 15:20 WIB

Warga Padang Ekspor Perdana Cicak ke Hong Kong


Yose Hendra | Nusantara

dok.Barantan
 dok.Barantan
Cicak kering dari Sumbar diekspor perdana ke Hongkong sebanyak 330 Kg dengan nilai sekitar Rp900 juta.

WARGA Padang, Sumatra Barat (Sumbar) mengekspor sebanyak 330 Kg cicak kering ke Hong Kong. Ini adalah ekspor perdana cicak kering untuk obat tradisional dari Sumbar.

Hewan cicak sangat umum berkeliaran pada dinding dan langit-langit rumah. Namun siapa sangka, cicak juga terkenal sebagai obat tradisional yang dikonsumsi di Tiongkok.

Khasiatnya pun beragam, hewan tersebut dipercaya bisa mengobati batuk, mengobati asma, penyakit kulit, wasir, dan gangguan pencernaan.

Dengan nama latin Cosymbotus platyurus, cicak kering sangat bernilai ekonomis dan laku dijual diekspor.

"Untuk di Padang, ini pertama kali melakukan ekspor komoditas Cicak kering ke Hongkong. Total omset dari pengguna jasa mencapai Rp75 juta dari penjualan 330 Kg Cicak," ujar Mitra Hadi, Pajabat Karantina  Pertanian Padang.

Pejabat Karantina Hewan yang melakukan pemeriksaan komoditas tersebut menjelaskan bahwa media pembawa dengan kondisi fisik baik, jumlah sesuai dengan permohonan,  demikian juga dengan kemasannnya yang utuh sehingga dapat dilakukan sertifikasi dengan menerbitkan sertifikat karantina berupa Surat Keterangan untuk Bahan Asal Hewan. (OL-13)

Baca Juga: Sandiaga Uno: Sumenep Miliki Ragam Potensi Ekonomi Kreatif

BERITA TERKAIT