20 May 2022, 15:55 WIB

Harga Masih Tinggi, Bulog DIY Salurkan Migor Murah ke Warga dan Pengecer


Ardi T Hardi | Nusantara

MI/Ardi T Hardi
 MI/Ardi T Hardi
Perum Bulog Yaogyakarta mendistribusikan migor curah langsung ke konsumen dan pengecer karena harga migor curah masih tinggi.

PERUM Bulog Kanwil Yogyakarta merespon cepat permintaan minyak goreng (migor) curah dari berbagai kalangan, termasuk dari pemerintah daerah. Penyaluran tersebut menjangkau hingga tingkat konsumen maupun pengecer.

"Pada hari ini (dan besok) kami melakukan penyaluran minyak goreng curah sebanyak 10.210 Kg di 14 titik di pasar-pasar Kab. Sleman. Harapan kami pendistribusian ke konsumen juga dapat dilakukan oleh pengecer," ujar M. Attar Rizal, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Yogyakarta, Jumat (20/5) di Pasar Condongcatur, Sleman.

Ia menyebut, harga minyak goreng curah di Pasar Condongcatur masih tinggi, yaitu Rp17.000 perliter. Bulog DIY dalam kegiatan itu menjual minyak goreng Rp14.389 perkilogram.

"Kami sudah melayani permintaan minyak goreng sejak sebelum lebaran. Minyak goreng curah yang sudah disalurkan sebelum lebaran sekitar 33 ribu liter," kata dia.

Ia menjelaskan, wilayah kerja Perum Bulog Kanwil Yogyakarta meliputi Provinsi DIY, Cabang Kedu, dan Cabang Banyumas. Pihaknya sudah melakukan penyaluran Minyak Goreng Curah sejak Bulan April hingga saat ini.

Total stok minyak goreng curah yang disiapkan sampai saat ini sejumlah 46.950 Kg, dengan rincian di Provinsi DIY 23.950 Kg, Cabang Kedu 5.000 Kg dan Cabang Banyumas 18.000 Kg.

"Berbagai upaya dilakukan untuk turut serta dalam melakukan intervensi harga, salah satunya melakukan penyaluran minyak goreng dengan skema secara B to B (business to business) dengan HET (harga eceran tertinggi) yang sudah ditetapkan pemerintah," papar fia.

Ia menjelaskan, merujuk pada Surat dari Direktorat Jenderal Industri Agro Kementrain Perindustrian RI No. 321/IA/IND/IV/2022 tentang penyediaan minyak goreng curah untuk kebutuhan masyarakat, usaha mikro dan usaha kecil, HET kepada konsumen Rp 14.000/Liter atau Rp 15.500/Kg, sedangkan kepada pengecer Rp 13.000/Liter atau Rp 14.389/Kg terdapat perbedaan harga jual yang merupakan margin untuk pengecer.

"Perum BULOG Kanwil Yogyakarta akan terus berupaya menyalurkan minyak goreng curah dengan skema B2B sambil menunggu penugasan permerintah terhadap penyaluran minyak goreng curah dalam kemasan lebih lanjut," tutup M. Attar Rizal. (OL-13)

BERITA TERKAIT