18 May 2022, 10:15 WIB

Ganjar Minta Peternak Segera Melapor Jika Sapinya Tunjukkan Gejala PMK


Haryanto | Nusantara

MI/Haryanto
 MI/Haryanto
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo

GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mengatakan masyarakat tidak perlu panik terkait ditemukannya kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Jawa Tengah.

Diketahui, beberapa waktu lalu Ganjar mendeteksi kasus PMK di tiga Kabupaten di Jawa Tengah, yakni Boyolali, Rembang dan Sragen.

Ganjar menyebut, dari kasus PMK yang ditemukan, sudah ada hewan ternak yang diobati dan sembuh.

"Sekarang masih dalam pantauan terus-menerus jadi masyarakat ngga perlu panik. Wong itu sudah ada yang bisa diobati bahkan diobati sembuh kok," ujar Ganjar di kantornya, Jalan Pahlawan, Kecamatan Semarang Selatan, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (18/5).

Lebih lanjut Ganjar menyampaikan, tim Unit Reaksi Cepat (URC) Pemprov Jateng yang dibentuk untuk memantau perkembangan PMK masih terus berjalan.

Jauh sebelumnya, Ganjar juga sudah berkomunikasi dengan kementerian terkait, termasuk bertemu Kementerian Pertanian Syahrul Yasin Limpo, mendorong penyelesaian PMK yang menjangkit hewan ternak ini dipercepat.

Ganjar juga meminta petani dan peternak yang hewan ternaknya menunjukkan gejala PMK, agar segera mengontak dokter hewan untuk dikarantina dan diobati secepatnya.

"Saya ingin nanti kalau ada petani peternak yang sapinya ada masalah, segera kontak penyuluh dan dinas biar kita turun. Temen-temen bupati wali kota semua turun ke pasar hewan ngecek," kata Ganjar. (OL-13)

Baca Juga: Waspada, PMK Berpotensi Menular ke Manusia

BERITA TERKAIT