17 May 2022, 16:20 WIB

Kemenparekraf Bangun Poltekpar Negeri Jateng di Atas Tanah 20 Ha Hibah Pemkab Sragen


Widjajadi | Nusantara

MI/Widjajadi
 MI/Widjajadi
 

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membangun sekolah vokasi negeri di Sragen. Sekolah dengan nama Politeknik Pariwisata (Poltekpar Jawa Tengah) itu dibangun dengan anggaran Rp400 miliar, mulai tahun depan.
 
Untuk percepatan perwujudan Poltekpar milik Kemanparekraf yang kedelapan di Tanah Air ini, Menparekraf Sandiaga S Uno pada Selasa (17/5) menandatangani penerimaan hibah tanah seluas 20 hektare di wilayah Kecamatan Gemolong, dari Pemkab Sragen.
 
Kesepakatan hibah antara Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati dengan Menparekraf Sandiaga Uno itu dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sragen. Sertifikat tanah untuk legalitas hibah juga langsung diterima.
 
"Ini sungguh luar biasa, gerak cepat. Hibah tanah lebih dari 20 ha dengan nilai Rp4 miliar, kita imbangi dengan investasi 100 kali lipat, yakni Rp400 miliar. Mudah-mudahan segera dapat direalisasi," tegas Sandiaga usai kesepakatan.
 
Menparekraf sangat mengapresiasi bupati Sragen yang bergerak cepat (gercep), geber (gerak bersama), dan gaspol (garap semua potensi untuk ciptakan lapangan kerja) bagi terwujudnya Poltekpar Negeri Jateng di Sragen.
 
Keberadaan Poltekpar Jateng diyakini mampu meningkatkan kemampuan SDM di bidang kepariwisataan pada masa datang. "Saya yakin Poltekpar di Sragen ini akan mampu meningkatkan SDM kepariwisataan di Jawa Tengah," imbuh Sandiaga sekali lagi.
 
Sejauh ini, Kemenparekraf sudah memiliki 6 Poltekpar yang ada di Bandung, Bali, Makasar, Medan, Palembang, dan Lombok. Dan diharapkan, mulai tahun depan bertambah di Menado dan Sragen.
 
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Agustina Wilujeng yang hadir pada kesepakatan hibah juga memuji kecepatan gerak Bupati Kusdinar, untuk mewujudkan rencana Kemenparekraf mendirikan Poltekpar di Sragen. "Meski perempuan, lebih cepat dari Karanganyar yang tadinya juga menjadi pilihan lokasi," papar politisi PDIP itu.
 
Sementara itu, Bupati Kusdinar mengatakan, lahan hibah 20 ha untuk Poltekpar yang akan dibangun Kemenparekraf dengan anggaran Rp400 miliar itu, disediakan di 3 kelurahan, yakni Kwangen, Gemolong, dan Ngembatpadas.
 
"Kami yakin keberadaan Poltekpar ini nanti akan mampu memberikan multiplier efect bagi Sragen. Karena itu, kami tidak ragukan menghibahkan aset tanah milik Pemda di 3 kelurahan. Semoga bisa cepat direalisasikan," kata Yuni, panggilan akrab Bupati Sragen.
 
Sandiaga meyakinkan, bahwa semua lulusan Poltekpar yang dimiliki Kemenparekraf pasti mendapatkan pekerjaan atau menciptakan lapangan pekerjaan. (WJ/OL-10)

BERITA TERKAIT