12 May 2022, 17:47 WIB

Malang Kembangkan Kampung Bela Negara


Bagus Suryo | Nusantara

MI/Bagus Suryo
 MI/Bagus Suryo
Satuan tugas Rescue Bela Negara Malang Raya, Jawa Timur, melakukan susur Sungai Brantas, Kamis (12/5).

RESCUE Bela Negara Malang Raya, Jawa Timur, memperkuat cinta Tanah Air melalui wisata kampung bela negara. Pegiat rescue merambah desa, mereka meluaskan kader dengan berbagai kegiatan.

Di Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, para pegiat rescue berkumpul memperkuat jiwa nasionalisme pemuda desa. Mereka juga mengembangkan wisata arum jeram dan river tubing di aliran Sungai  Brantas.

"Kami mendidik kader yang implementasinya melibatkan masyarakat dan satuan tugas bela negara," tegas Ketua Rescue Bela Negara Malang Raya Ganif Djuwadi, Kamis (12/5).

Ganif menjelaskan posko bela negara di aliran Sungai Brantas menjadi pusat aktivitas. Termasuk menandai kampung berbasis bela negara, kampung Pancasila dan desa tangguh. Sejauh ini, para pegiat rescue mengedukasi warga.

"Semua itu berkaitan erat dengan desa literasi, corner bela negara dan rescue bela negara bagian dari kepedulian terhadap kerawanan bencana,"
katanya.

Menurut Ganif, satgas bukan saja berinteraksi dengan masyarakat, akan tetapi berkontribusi mengedukasi dan pemberdayaan. Pendidikan pendahuluan nilai-nilai cinta tanah air diperkuat, yaitu pendidikan karakter, disiplin, tangguh, jujur, nasionalisme, berbangsa dan bernegara.

Mereka yang terlibat dalam satgas di antaranya komunitas arum jeram Jember, komunitas outbound Jatim, Linmas Kota Malang dan rescue bela  negara. "Kami kapan pun siap dibutuhkan membantu rescue dan kebencanaan. Rescue bela negara ini satu-satunya di Indonesia," ujarnya.

Selain pemberdayaan masyarakat, satgas juga mengembangkan pendidkan dan pelatihan pemandu wisata air. "Kami sudah memiliki personel tersertifikasi sebagai pemandu wisata air lengkap dengan keahlian keselamatan," imbuhnya. (OL-15)

BERITA TERKAIT