12 May 2022, 16:28 WIB

Kasus PMK Serang Daerah Penghasil Susu Nasional


Bagus Suryo | Nusantara

MI/Heri Susetyo
 MI/Heri Susetyo
Ilustrasi: Penyemprotan disinfektan di kandang ternak sapi perah

KASUS penyakit kuku dan mulut (PMK) pada hewan ternak sapi merambah Kabupaten Malang, Jawa Timur.

"Sapi yang terindikasi ada 115 di wilayah Ngantang, Singosari dan Wajak," kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang Nur Cahyo, Kamis (12/5).

Ia menjelaskan sapi yang terindikasi PMK itu sudah ada yang sembuh. Kendati PMK merambah Kabupaten Malang sebagai daerah penghasil susu nasional dengan populasi sapi terbesar di Jatim, akan tetapi Pemkab Malang masih menunggu laporan dampak terhadap produksi susu segar.

"Kita masih menunggu laporannya berapa, apabila kena PMK berpengaruh produksi susu," imbuhnya.

Baca juga:  Daging Hewan yang Terpapar PMK Aman Dikonsumsi Manusia

Saat ini, penanganan dan pencegahan sudah dilakukan. Petugas ke lapangan melakukan pemantauan sampai di kandang sapi milik peternak. Sapi diperiksa kesehatannya termasuk pembinaan dan edukasi guna mencegah penyebaran PMK.

"Kandang sapi disemprot disinfektan, melakukan isolasi dan pengobatan," pungkasnya.

Populasi sapi di Kabupaten Malang terbanyak di Jatim. Sapi potong pada 2020 mencapai 242.371 ekor dan sapi perah 86.986 ekor. Sedangkan produksi susu selama 2020 di Kabupaten Malang mencapai 161.544,2 ton susu dan daging 45.432,04 ton.(OL-5)
 

BERITA TERKAIT