10 May 2022, 19:48 WIB

Arus Balik Masih Terlihat di Pantura Jateng


Akhmad Safuan | Nusantara

ANTARA
 ANTARA
Ilustrasi

ARUS balik lebaran 2022 masih terlihat di beberapa ruas jalan di pantura Jawa Tengah. Bahkan di beberapa daerah mencatat jumlah kendaraan arus mudik dan balik lebaran tahun ini paling besar dibanding sebelumnya.

Pemantauan Media Indonesia, Selasa (10/5) arus balik masih terlihat melintas di Jalan Tol Trans Jawa Bawen-Banyumanik dan Kalikangkung-Batang serta jalan nasional (pantura dan tengah) meskipun jumlahnya tidak terlampau besar.

Sejak pagi kendaraan arus balik dengan plat nomor polisi luar Jateng dari arah selatan (Solo/Yogyakarta) menuju utara (Semarang) melintas di Kabupaten Semarang serta dari arah timur (Semarang) menuju ke arah barat (Jakarta) terlihat cukup banyak.

"Berdasarkan catatan kita hampir satu juta kendaraan arus mudik dan arus balik melintas mulai 25 April-8 Mei lalu," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang Tri Martono.

Awalnya konsentrasi arus mudik dan balik ada di Jalan Tol Bawen-Banyumanik, lanjut Tri Martono. Namun di ruas jalan nasional terjadi lonjakan kendaraan pemudik dan balik cukup besar sehingga sempat mengalalami ketersendatan lalulintas. "Selama 13 hari itu tercatat 932.742 kendaraan roda dua dan empat melintas," imbuhnya.

Sementara itu Satuan Lalu Lintas Polres Kendal mencatat selama arus mudik dan aris balik pada 28 April hingga 9 Mei terjadi 14 kecelakaan dengan tiga orang orang meninggal dunia dan 16 orang lainnya luka. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kendal Ajun Komisaris Ilhan Safiantoro Sakti mengatan kecelakaan kejadiannya kecelakaan tersebut sebagian besar karens faktor human error. "Jumlah kejadian sama dengan arus mudik dan balik tahun lalu," ujarnya.

Di sisi lain, jumlah penumpang di Bandara Ahmad Yani Semarang juga mencatat peningkatan penumpang cukup besar pada lebaran ini sebanyak 75.080 orang yakni 43.756 orang datang dan 31.324 orang berangkat. "Puncak mudik terjadi pada Jumat (29/4) lalu sebanyak 6.472 orang dan arus alik pada Sabtu (7/5) sebanyak 6.775 orang," ungkap Stakeholder Relation Manager Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang Heri Trisno Wibowo. (OL-15) 

BERITA TERKAIT