07 May 2022, 18:48 WIB

Berkunjung ke Kabupaten Gowa, Ganjar Jalin Kerja Sama Desa Inklusif


mediaindonesia.com | Nusantara

Ist/Pemprov Jateng
 Ist/Pemprov Jateng
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan) melakukan kunjungan ke Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) Sabtu (7/5). 

GUBERNUR Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo melakukan kunjungan ke Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) Sabtu (7/5). Ganjar datang untuk menjalin kerja sama dengan Pemkab Gowa terkait penerapan program desa inklusif.

Program desa inklusif merupakan program pengembangan desa yang digarap Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama).

Program itu bertujuan membuat tatanan masyarakat yang mengakui, menghormati, memenuhi, melindungi hak-hak seluruh masyarakat termasuk mereka masyarakat rentan dan marginal.

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Ganjar selaku Ketua Kagama dengan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan. Selain itu, sejumlah kepala desa juga hadir dalam acara yang dihelat di salah satu Bumdes desa Jenetallasa itu.

Baca juga: Ganjar Luluh Lihat Aisyah, Bocah yang Jadi Tulang Punggung Keluarga

"Saya kira ada banyak program yang bisa dikerjasamakan. Salah satunya hari ini, bagaimana mewujudkan desa inklusif. Kagama mendampingi pembangunan desa inklusif ini dengan harapan apa yang menjadi kehendak masyarakat bisa ditampung sebagai cara untuk maju dan sejahtera bersama," kata Ganjar.

Ganjar senang karena Bupati Gowa dan kepala desa sangat terbuka menerima program itu. Mereka berkeyakinan, semua program kerja sama yang bertujuan menyejahterakan masyarakat pasti didukung.

"Selain program desa inklusif ini, tadi juga kita diskusikan soal kerja sama desa kembar atau sister village atau desa kembar. Bisa kerja sama di sektor wisata, Bumdes, teknologi informasi desa dan lainnya. Saya tawarkan tadi kita bisa belajar bersama dan mereka antusias," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Gowa, Adnan mengatakan, pihaknya menyambut baik program kerja sama desa inklusif Kagama. Menurutnya, program itu sangat bagus sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami tentu menyambut baik program ini. Karena dalam pembangunan, kita mengenal teori pentahelix, salah satunya dengan perguruan tinggi dan para alumninya seperti Kagama ini. Sehingga kami membuka diri kepada siapapun yang ingin kerjasama untuk menjadikan Gowa lebih baik dan masyarakat sejahtera," kata Adnan.

Adnan juga mengapresiasi langkah Ganjar yang ingin menjalin kerjasama sister village antara Gowa dengan Jateng.

"Desa kembar tentu kami sambut baik. Kami akan segera studi banding ke Jawa Tengah dan mengajak kawan-kawan Kades belajar dari sana," pungkasnya. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT