06 May 2022, 19:37 WIB

Pengurus Pemuda Katolik Komda Papua Barat Dilantik


Abdillah M Marzuqi | Nusantara

MI/ HO
 MI/ HO
Pelantikan Pengurus Pemuda Katolik Komda Papua Barat Periode 2022-2025

KETUA Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Asat Gusma melantik Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Papua Barat Periode 2022-2025 Yustina Ogoney dan jajaran pengurus Pemuda Katolik Komda Papua Barat. 

Pelantikan itu disaksikan Gubernur Provinsi Papua Barat Dominggus Mandacan dan Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Manokwari-Sorong, Lewi Ibori, di Kota Sorong (5/5).

Yustina berharap organisasi Pemuda Katolik bisa menjawab tuntutan zaman dan mampu menggerakkan para pemuda. Yustina juga berterima kasih dan menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu kegiatan organisasi.

“Organisasi ini harus selalu hadir ketika di tengah-tengah pemuda, maka harus bisa menggerakan, mampu mendorong pemuda ketika berada di belakang, mampu memimpin ketika berada di depan, seperti falsafah dan ajaran Ki Hajar Dewantara. Bagi saya, pemuda harus visioner,  sehingga bisa menjawab tuntutan zaman, bukan sebaliknya malah tergerus oleh zaman,” tutur Yustina.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyinggung peran pemuda yang besar dalam kemajuan dunia. Ia berharap Pemuda Katolik Komda Papua Barat mampu berkontribusi nyata dan menjadi mitra pemerintah dalam membangun Papua Barat.

“Elon Musk, pemilik Twitter dan Tesla serta Mark Zuckerberg pemilik Facebook, Whatsapp dan Instagram adalah contoh nyata para pemuda yang mengubah dunia. Nadiem Makariem, Menteri Pendidikan, mantan pendiri sekaligus mantan pemilik Perusahaan Go-Jek adalah contoh nyata seorang anak muda Indonesia masa kini yang bisa mengubah cara hidup orang Indonesia. Belum lagi kalau membuka catatan sejarah perjalanan bangsa ini, entah berapa banyak pemuda yang tercatat yang punya jasa terhadap bangsa ini,” tuturnya,

Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus A. Gusma menyampaikan beberapa poin-poin penting untuk eksistensi Pemuda Katolik. 

“Papua Barat kami masukan menjadi etalase politik Katolik Papua Barat. Banyak sekali potensi kader di daerah ini. Maka harus ada kontribusi nyata untuk pemerintah daerah. Saya minta Yustina untuk mulai mendata potensi-potensi kader yang siap untuk duduk sebagai penyelenggara sebagai bentuk distribusi kader,” papar Gusma. (OL-8)

BERITA TERKAIT