06 May 2022, 18:20 WIB

Pemkot Tutup Taman Alun-Alun Kota Bandung


Naviandri | Nusantara

ANTARA
 ANTARA
Alun-Alun Kota Bandung, Jawa Barat.

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat menutup Taman Alun-alun Kota Bandung. Hal ini dilakukan menyusul viralnya 'lautan sampah'di Taman Alun-alun sejak warga diperblehkan mengunjungi alun-alun untuk menghabiskan waktu liburnya ikon Kota Bandung tersebut.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan penutupan  Taman Alun-alun ini sebagai langkah antisipasi potensi terjadinya  kerumunan massa serta sampah yang menumpuk di momen libur Lebaran.
"Mereka (dinas terkait) sudah kami perintahkan untuk berjaga-jaga dan mengingatkan ke para wisatawan untuk menjaga kebersihan Taman ALun alun. Makanya ada penutupan berarti sudah kami beri teguran ke dinas terkait. Jika tak ditegur, pasti mereka akan cuek," kata Ema di Bandung  Jumat (6/5).

Ema meminta Satpol PP, DPKP3, DLHK, dan Dishub untuk berjaga-jaga di  sekitar Taman ALun-alun Bandung rutin sampai beberapa hari ke depan ketika taman tutup. Pemkot memahami warga inginkan liburan. Tapi, jika wisawatannya tidak bisa menjaga kebersihan, lebih baik ditutup.

"Lagi pula, kami enggak mau ada potensi kerumunan karena kondisi Covid-19 di Kota Bandung sudah membaik dengan positivy rate di angka 0,31 persen," terangnya.

Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan sempat mendatangi Taman Alun-alun yang viral akan lautan sampahnya. Selepas mudik ke kampung halamannya di Kuningan, Tedy pun melihat ke lokasi.

"Tadi sempat melihat ada petugas dari DLH dan DPKP3. Mereka kewalahan membersihkan sampah-sampah yang berserakan di setiap sudut hingga terkumpul tiga kali lipat sampahnya dari biasanya hanya satu kubik per hari," ucapnya.

Sebagai Ketua DPRD Kota Bandung, dia juga memberikan masukan ke Pemkot Bandung untuk menutup dahulu Taman Alun-alun Kota Bandung untuk memberikan waktu bagi petugas membersihkan sampah-sampahnya. "Tentu kami beri masukkannya untuk ditutup selama tiga hari sekaligus memberikan edukasi ke publik bahwa kesadaran membuang sampah pada tempatnya itu penting. Dan kami mendorong ke DPKP3 untuk menyiapkan troli berjalan jika nantinya wisatawan ramai atau tegakkan perda jika ada yang membandel membuang sampah,"terangnya.

Berdasarkan informasi yang didapat, bertumpuknya sampah di seputaran Alun-alun Kota Bandung sudah mulai terlihat sejak H+2 Lebaran. Sampah-sampah juga terlihat memenuhi gorong-gorong mulai sampah plastik sampai sampah bekas makanan.

Selain itu, pengunjung yang memanfaatkan momen libur lebaran di Taman Alun-alun Kota Bandung ini pun hampir semuanya memakai alas kaki baik sepatu maupun sandal ke atas rumput sintetis. Selain itu, para pedagang kaki lima (PKL) juga terlihat menjajakan dagangannya. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT