04 May 2022, 19:50 WIB

23 Laka Lantas Terjadi Selama Enam Hari Operasi Ketupat Tinombala 2022


M Taufan SP Bustan | Nusantara

DOK MI
 DOK MI
Ilustrasi 

DATA Posko Operasi Ketupat Tinombala 2022 mencatat terjadi 23 kecelakaan lalu lintas di masa libur lebaran tahun ini saat arus mudik hingga H+2 Lebaran. Jumlah tersebut naik 155 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Dirlantas Polda Sulteng, Kombes Kinkin Winisuda mengatakan selama enam hari pelaksanaan operasi Ketupat Tinombala 2022 (28 April-3 Mei 2022) Polda Sulteng mencatat 23 kasus laka lantas atau naik 14 kasus (155%) di waktu yang sama tahun 2021. "Kecelakaan terjadi baik saat arus mudik lebaran maupun H+2 lebaran," terang Kinkin, Rabu (4/5).

Jumlah laka lantas tersebut, lanjutnya, mengakibatkan korban meninggal dunia lima orang, luka berat 14, luka ringan 28, dan kerugian materiil Rp87.500.000. "Kecelakaan lalu lintas didominasi oleh kendaraan roda dua sebanyak 28 unit dan mobil penumpang enam unit," paparnya.

Sedangkan jenis kecelakaan meliputi, dijelaskan Kinkin, laka tunggal satu kasus, laka depan-depan 10 kasus, laka depan-belakang tiga kasus,  laka depan-samping empat kasus, tabrak pejalan kaki tiga kasus dan tabrak lari satu kasus.

'Untuk arus balik menuju Kota Palu mulai Jumat sampai Minggu (6-8 Mei 2022), sehingga diharapkan untuk tetap berhati-hati, utamakan keselamatan diri anda, keluarga dan pengguna jalan lain serta patuhi aturan lalu lintas. Bila lelah atau mengantuk saat berkendara dianjurkan untuk istirahat," tandasnya. (OL-15)

BERITA TERKAIT