01 May 2022, 20:55 WIB

Polresta Tegal Gelar Apel Pengamanan Malam Takbiran 1443 H


Supardji Rasban | Nusantara

MI/Supardji Rasban
 MI/Supardji Rasban
 Pasukan Gabungan peserta Gelar Apel Pengamanan Malam Takbiran Polres Tegal Kota, Minggu (1/5/2022)

POLRES Tegal Kota, Jawa Tengah, kembali menggelar Apel Gabungan pengamanan malam takbiran Idul Fitri 1443 H. Sebanyak 313 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dishub serta Potensi masyarakat akan diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan takbiran malam ini di penggal-penggal jalan yang dianggap rawan terjadinya kemacetan arus lalu lintas di seluruh wilayah Kota Tegal.

"Sore ini kita akan melakukan kegiatan pergeseran pasukan ke pos-pos atau penggal jalan yang dianggap rawan terjadinya kemacetan arus lalu lintas dalam rangka pengamanan malam takbir Hari Raya Idul Fitri dan juga untuk shalat Idul Fitri 1443 H besok pagi," ujar Kapolres AKBP Rahmad
Hidayat usai menggelar apel pengamanan malam takbiran di halaman Mapolres, Minggu (1/5/2022) sore.

Salah satu lokasi yang jadi pusat pengaman yakni di kawasan Alun-alun dan Taman Pacasila Kota Tegal, mengingat tempat tersebut merupakan salah satu yang menjadi magnet tempat berkumpulnya masyarakat.

Hal tersebut dilaksanakan guna mengantisipasi terjadinya kemacetan arus lalin ataupun tindak kriminalitas lainnya seperti pencopetan, jambret, hipnotis dan curanmor serta untuk menegakan disiplin protokol kesehatan di kawasan tersebut.

"Kita mengantisipasi kejadian kejadian ganngguan kamtibmas seperti kemacetan, tawuran atau perkelahian antar kelompok kemudian kasus pencurian dengan kekerasan seperti copet ataupun penjambretan dan tak kalah penting yang menjadi perhatian kita adalah pendisiplinan protokol kesehatan, mengingat saat ini pandemi Covid 19 masih ada," terang Rahmad Hidayat.

Rahmad Hidayat menjelaskan, perayaan Hari Raya Idul Fitri merupakan momen yang istimewa bagi umat Islam setelah sebulan lamanya menjalankan ibadah puasa ramadhan. Sehingga momen yang spesial ini harus disambut dengan memperbanyak rasa syukur dan jangan melakukan kegiatan yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas seperti mainan petasan, melakukan takbir keliling dengan konvoi dan lain-lain.

"Silahkan menggelar takbir di mushola atau masjid dilingkungan masing-masing. Itu sebagai wujud syukur kita setelah menjalani puasa ramadhan selama sebulan penuh. Jangan sampai momen bahagia itu dibarengi dengan sesuatu hal yang bisa merugikan kita sendiri maupun orang lain,"
jelasnya.

Kapolres menambahkan, agar dalam pengamanan malam takbir ini, semua personel tetap mengedepankan sikap humanis. Lakukan imbauan kepada masyarakat untuk melakukan takbiran di masjid masing-masing, serta untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan Covid-19.

"Para petugas pengamanan silahkan berkolaborasi di lapangan, sehingga pelaksanaan tugas berjalan dengan baik. Salah satu jenis gangguan yang harus di antisipasi yaitu adanya konvoi menggunakan roda empat dan roda dua di jalan raya yang dapat menimbulkan dampak terjadinya kemacetan bahkan tawuran antar warga," pungkasnya.(OL-13)

 

BERITA TERKAIT