27 April 2022, 06:30 WIB

Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Direktur KMI


mediaindonesia.com | Nusantara

dok.ant
 dok.ant
Ilustrasi: Suasana sidang di pengadilan negeri, Palangkaraya, Kalteng.

JAKSA Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Palangkaraya menanggapi nota keberatan atau eksepsi yang diajukan penasihat hukum terdakwa Direktur PT Kutama Mining Indonesia (PT KMI), Wang Xie Juan alias Susi, dan mantan direktur PT Tuah Globe Mining (PT TGM), HM Mahyudin. Ini disampaikan jaksa pada sidang lanjutan, kemarin.

Menurut JPU, eksepsi yang dilayangkan jauh dari materi yang disampaikan. Sehingga pihaknya berpendapat perkara itu harus tetap dilanjutkan untuk pembuktian di persidangan.

"Memohon kepada majelis hakim, menolak keberatan atau eksepsi, menerima surat dakwaan jaksa penuntut umum, dan menetapkan serta melanjutkan persidangan untuk memeriksa, mengadili dan memutuskan perkara ini," ujar jaksa.

Pada persidangan itu juga, Susi meminta izin kepada majelis hakim untuk berobat, dan majelis hakim mengabulkannya selama satu hari. Selama proses izin berobat tersebut, dirinya tetap dikawal oleh petugas.

Sementara, kuasa hukum TGM Onggowijaya mengungkapkan, kendati direktur KMI berada dalam tahanan dan sedang diadili di Pengadilan Negeri Palangkaraya, namun diduga masih ada orang-orang KMI di lokasi tambang TGM.

Onggo, sapaan Onggowijaya mengingatkan, agar orang-orang yang masih berada di lokasi tambang untuk segera meninggalkan lokasi TGM dengan sukarela.

"Agar seluruh permasalahan hukum ini dapat selesai dengan baik dan tidak berkembang menjadi permasalahan hukum baru di kemudian hari," tandasnya, Rabu (27/4). (OL-13)

Baca Juga: Peringati HKBN 2022, CRS-Yaspensel Gelar Upacara dan Simulasi Bencana

BERITA TERKAIT