26 April 2022, 17:05 WIB

DKPPP Kota Cirebon Temukan Indikasi Ketidakhalalan Pemotongan Ayam


Nurul Hidayah | Nusantara

MI/Dede Susianti
 MI/Dede Susianti
DKPPP Kota Cirebon menemukan indikasi ketidakhalanan dari pemotongan ayam yang kurang sempurna, Selasa (26/4/2022)

DINAS Ketahanan Pangan Pertanian dan Peternakan (DKPPP) Kota Cirebon menemukan indikasi ketidakhalanan dari pemotongan ayam yang kurang sempurna.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Selasa (26/4) DKPPP Kota Cirebon melakukan inspeksi mendadak (sidak) sekaligus menguji ada tidaknya kandungan berbahaya pada bahan pangan yang dijual baik di pasar tradisional maupun di pasar modern.  Hari ini ada dua lokasi yang
didatangi yaitu Pasar Kanoman dan Yogya Junction.

Kepala DKPPP Kota Cirebon, Yati Rohayati menjelaskan kegiatan yang digelar hari ini merupakan pemeriksaan keamanan pangan, baik yang berasal dari tumbuhan, hewani, dan ikan. "Alhamdulillah hasil check on the spot semua negatif formalin," tutur Yati.

Sekalipun tidak ditemukan kandungan berbahaya berupa formalin, namun tim DKPPP Kota Cirebon menemukan indikasi ketidakhalalan pada hasil sembelihan jenis daging ayam. Yaitu tiga saluran di kerongkongan hewan tersebut belum putus semua. "Kami sudah meminta agar ayam tersebut
segera ditarik. Karena kalau tidak putus, maka tidak halal untuk dikonsumsi," jelasnya.

Selanjutnya Yati meminta agar pemasok dan pedagang memperhatikan penyembelihan hewan yang akan dijual. "Saat ini memang terjadi kondisi peningkatan permintaan. Jadi motongnya terburu-buru. Kita berfikir positif  itu ketidaksengajaan," tutur Yati. Sebab tahun-tahun sebelumnya kejadian seperti ini tidak ditemukan. (OL-13

Baca Juga: Petir Sambar Rumah Warga Bandung Barat, Satu Terluka

BERITA TERKAIT