24 April 2022, 21:31 WIB

Keracunan Massal Di Cianjur, Satu Orang Tewas


Benny Bastiandy | Nusantara

DOK MI
 DOK MI
Ilustrasi 

SATU warga Kampung Sukamanah Desa Panyindangan Kecamatan Cibinong Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia diduga akibat keracunan seusai buka puasa bersama. Korban meninggal dunia saat dalam penangaan tim medis.

Berdasarkan informasi, keracunan massal itu terjadi pada Kamis (21/4). Keracunan terjadi setelah para korban ikut dalam acara buka puasa bersama. Namun, beberapa saat setelah menyantap berbagai hidangan berbuka puasa, sejumlah warga mengalami mual, muntah, bahkan sampai diare

"Satu per satu warga mengalami gejala serupa seperti mual, muntah, dan diare," kata Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Kecamatan Cibinong, Sasli Ayi Mukhalid Anwar, dihubungi Media Indonesia, Minggu (24/4).

Semula penanganan dilakukan di Puskesmas setempat. Namun melihat jumlah warga yang diduga mengalami keracunan cukup banyak, akhirnya mereka dievakuasi ke Rumah Sakit Sindangbarang. "Hampir sebagian besar dibawa ke RS Sindangbarang," sebut Sasli.

Hasil pendataan, terdapat 47 orang yang diduga mengalami keracunan. Mereka yang menjadi korban dugaan keracunan terdiri dari 33 orang laki-laki dan 14 orang perempuan.

"Ada satu orang meninggal dunia atas nama Abdul Mu'min berusia 21 tahun. Korban meninggal dunia pada Sabtu (23/4) di RS Sindangbarang," tuturnya.

Sasli tak mengetahui persis penyebab dugaan keracunan massal yang dialami warga Kampung Sukamanah tersebut. Namun dari hasil pemeriksaan sementara tim medis, dugaan sementara berasal dari es atau rujak. "Keterangan yang dihimpun, hampir semua yang menyantap es atau rujak mengalami hal serupa seperti mual, muntah, diare," pungkasnya. (OL-15)

BERITA TERKAIT