21 April 2022, 09:55 WIB

Miras Masih Jadi Biang Kerok Kecelakaan Lalu lintas di Sikka


Gabriel Langga | Nusantara

MI/Moat Angga
 MI/Moat Angga
Kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sikka mulai Januari-April 2022 disebabkan pengedara usai minum miram.

PENYEBAB kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur pada umumnya disebabkan minuman beralkohol atau minuman keras (miras).

Kasat Lantas Polres Sikka, AKP Firammudin melaporkan terhitung dari Januari hingga 21 April 2022, ada 15 kasus kecelakaan di wilayah hukum Polres Sikka. Dari jumlah itu, 9 orang meninggal dunia dan sisanya alami luka ringan dan luka berat.

"Dari data kasus kecelakaan lalu lintas di Sikka, kita temukan faktor utama pemicu kecelakaan pada umumnya di wilayah hukum Polres Sikka adalah akibat mengkonsumsi minuman keras (miras)," ujar AKP Firanmudin, kepada mediaindonesia.com, Kamis (21/4).

Selain miras, ungkapnya faktor penyebab kecelakaan di Sikka juga diakibatkan kurangnya kesadaran pengendara tentang tata cara berlalu lintas yang baik dan benar saat mengendarai kendaraan.

Titik-titik rawan kecelakaan di Kabupaten Sikka, jelas dia, yakni di sepanjang jalan Jenderal Sudirman, jembatan Wailiti dan Patisomba, jalan Gajah Mada sampai Kelurahan Nangalimang, sepanjang jalan wilayah Kecamatan Kewapante, Waigete, Talibura dan Paga.

Jenis pelanggaran yang paling banyak ditemukan, ungkap dia, pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm saat berkendara di jalan raya. Selain itu, kelengkapan kendaraan juga menjadi pelanggaran yang paling banyak ditemui di wilayah hukum Polres Sikka.

Untuk itu, kata dia, berbagai upaya yang dilakukan pihak kepolisian satuan lalu lintas Polres Sikka salah satunya dengan terus memberikan edukasi baik secara preemtif maupun preventif kepada warga demi keselamatan berlalu lintas

Diakhir wawancara, ia menekankan kepada para pengemudi agar tidak mengonsumsi miras saat hendak berkendara. Hal ini penting demi menjaga keselamatan saat berlalu lintas. "Sayangi keluarga anda dengan selalu tertib berlalu lintas," pesannya. (OL-13)

Baca Juga: Emak-emak Flotim Curhat ke RA Kartini Soal Imbas Gadget Bagi Generasi Muda

 

BERITA TERKAIT