20 April 2022, 22:04 WIB

Jelang Masa Mudik Lebaran, Kebumen Kebut Perbaikan Jalan


Lilik Darmawan | Nusantara

DOK MI
 DOK MI
Ilustrasi 

MENJELANG masa mudik Lebaran, sejumlah ruas jalan alternatif di Kebumen, Jawa Tengah (Jateng) dikebut perbaikannya. Jalan yang diperbaiki di antaranya adalah jalan penghubung antara jalur selatan dengan jalur pantai selatan (pansela) atau jalan lintas selatan selatan (JLSS).

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengatakan mendekati arus mudik Lebaran, pihaknya fokus perbaikan jalan. “Kami fokus perbaikan jalan di sejumlah lokasi. Terutama jalan-jalan yang biasa dipakai untuk alternatif pemudik. Tujuannya biar para pemudik dan masyarakat bisa melakukan mobilitas dengan aman dan nyaman di Kebumen," ujar Bupati.

Bupati mengungkapkan banyak laporan dari masyarakat tentang jalan rusak. Terlebih pada saat musim hujan sekarang. Namun dengan segala  keterbatasan anggaran, Bupati menyampaikan permintaan maaf kepada  masyarakat bahwa tidak semua jalan rusak pada lebaran ini bisan diperbaiki.

"Memang banyak jalan yang rusak, tapi tidak semua bisa kita cover untuk diperbaiki pada lebaran ini. Karena dengan segala keterbatasan itu, kami meminta maaf jika pelayanan dari pemerintah belum sesuai yang diharapkan," jelas Bupati.

Meski demikian, Bupati menegaskan perbaikan infrastruktrur jalan menjadi salah satu program utama yang dikedepankan. Pemerintah tahun ini sudah mengangarkan Rp113 miliar untuk perbaikan jalan. "Perbaikannya dilaksanakan secara bertahap, menyesuaikan prioritas," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas PU Kebumen Haryono Wahyudi menambahkan, beberapa jalan rusak yang tengah diperbaiki jelang mudik lebaran ini adalah jalan Selokerto Buayan atau ke arah JJLS, Jalan Purwodeso, Petanahan, kemudian Tamanwinangun sampai Bocor.

"Itu beberapa jalan utama kabupaten yang sedang kita perbaiki mendekati lebaran. Beberapa jalan itu memang terlihat rusak parah," kata Haryono.

Selain jalan utama, jalan alternatif yang rusak beberapa juga tengah diperbaiki oleh pemerintah. "Sebelum tanggal 28 April kita harapkan di jalan-jalan utama sudah ada penanganan darurat di sana dengan cara tambal sulam," terangnya.

Baru setelah lebaran, ujar Haryono beberapa jalan utama akan diperbaiki total. Sementara ini kata dia, hanya dilakukan penanganan darurat jelang lebaran dengan cara tambal sulam. "Karena ini juga sedang proses tender, jadi setelah Lebaran baru diperbaiki secara keseluruhan," tandasnya.  (OL-15)

 

BERITA TERKAIT