20 April 2022, 14:41 WIB

Harga Gula Tinggi, Harga Kue Kering Ikut Naik


Faishol Taselan | Nusantara

MI/Andri Widiyanto
 MI/Andri Widiyanto
Harga kue kering menjelang lebaran naik karena harga gula di atas harga eceran tertinggi (HET) alias mahal.

KENDATI harga keutuhan mengalami kenaikan, termasuk harga gula, namun penjualan kue kering menjadi salah satu komoditi yang dicari masyarakat menjelang Lebaran, masih sangat tinggi.

Setelah sepi permintaan selama dua tahun pandemi, penjualan kue kering di Surabaya mulai laris menjelang hari raya Idulfitri 2022. Meski dijual dengan harga lebih tinggi, imbas naiknya harga bahan baku.

Pmilik Toko Cahaya Medan di Pasar Atom Surabaya Akwang yang menjual aneka kue kering mengatakan, naiknya bahan baku juga mempengaruhi harga kue kering menjelang momen Lebaran. Kenaikan harga kue kering mencapai sekitar 10 persen.

"Ada kenaikan 10 persenan lah. Misal dulu ambil Rp35 ribu sekarang jadi Rp40 ribu," kata Akwang, Rabu (20/4).

Jenis kue kering yang dijual di tokonya beraneka macam. Rata-rata per toplesnya dijual dengan harga Rp60 hingga Rp80 ribu, bergantung jenisnya. "Nastar, kastengel, kue cokelat-cokelat itu sih yang paling banyak yang suka," ujarnya.

Hal serupa juga dialami Yulia, produsen kue kering rumahan yang sudah 20 tahun melayani pesanan terutama menjelang momen Lebaran. Yulia mengatakan  lebih memilih menaikkan harga kue kering buatannya ketimbang mengurangi bahan pembuatan.

"Karena saya tidak ingin mengecewakan kepercayaan konsumen dalam hal rasa, makanya saya naikkan harganya tapi rasanya tetap saya pertahankan," katanya.(OL-13)

Baca Juga: Harga Bahan Pangan Mulai Naik Jelang Lebaran

 

BERITA TERKAIT