18 April 2022, 11:50 WIB

Vaksinasi Usai Tarawih Jadi Perekat Antar Umat Beragama di Sikka


Gabriel Langga | Nusantara

MI/Gabriel Langga
 MI/Gabriel Langga
Warga membaur saat vaksinasi covid dilaksanakan di Masjid Darussalam Waioti, Kabupaten Sikka, Minggu malam (17/4)

ADA hal yang menarik dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan oleh Polres Sikka, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Vaksinasi Covid-19 yang dilakukan usai tarawih menjadi momen perekat antar umat beragama. Dimana umat beragama Kristen yang merayakan hari Paskah ini pun berbondong-bondong mendatangi Masjid Darussalam Waioti untuk mengikuti vaksinasi Covid-19.

Selanjutnya, mereka duduk berbaur dengan umat muslim di kursi yang sudah disediakan di samping Masjid Darussalam Waioti. Hal ini menunjukan di Kabupaten Sikka kuat dalam toleransi antar umat beragama sebagai perekat alurnya proses vaksinasi.

Vaksinasi Covid-19 yang digelar oleh Polres Sikka ini sekaligus sebagai wujud toleransi antar umat beragama sebagai suatu sikap saling menghormati dan menghargai, di antara pemeluk agama yang berbeda, namun sama-sama paham akan bahayanya covid-19 yang dapat menyerang siapa saja, tanpa memandang agama dan keyakinan.

Terlihat Kapolres Sikka AKBP Nelson Filipe Dias Quintas berdiri di dekat pintu keluar masuk untuk mengawal proses vaksinasi Covid-19. Tidak segan-segan juga mantan Kapolres TTU inj membantu mengarahkan para peserta vaksin.

Kepada media indonesia.com, Minggu (17/4), Kapolres Sikka Nelson mengaku sudah dua kali melaksanakan vaksinasi Covid-19 yang berlangsung di masjid usai trawaih. Dalam pelaksanaannya, jelas dia, vaksinasi yang dilaksanakan di masjid bisa diikuti umat beragama lain.

"Kita melaksanakan vaksinasi Covid-19 ini di malam hari. Setelah tarawih, kita langsung melaksanakan vaksinasi Covid-19. Pelaksanaan vaksinasi ini sampai jam 10 malam. Jadi vaksinasi Covid-19 ini diperuntukkan untuk semua warga Kabupaten Sikka," papar dia.

Dia sampaikan lagi bahwa pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang kita sediakan untuk dosis pertama, kedua dan ketiga. " Setiap titik-titik pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kita sediakan 200 dosis. Jadi kita bersyukur antusias masyarakat terhadap vaksinasi Covid-19  ini terbilang tinggi di malam hari," pungkas dia.

Salah satu peserta vaksinasi  Muhammad Lukman mengaku senang usai mengikuti vaksinasi dosis ketiga yang diselenggarakan oleh Polres Sikka. "Saya senang sekali. Pelayanan tadi sangat bagus.  Saya lebih senang itu, pihak dari kepolisian langsung menjemput bola dengan mendatangi masjid. Ini luar biasa," pungkas dia.

Senada disampaikan Aswan, kegiatan vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan di masjid sangat bagus. Apalagi, peserta vaksinasi Covid-19 ini bisa dari semua umat agama. "Umat beragama lain juga datang di masjid untuk ikut vaksinasi Covid-19. Mereka duduk berbaur dengan umat muslim. Ini yang saya bilang luar biasa tidak ada sekat. Bahkan ada yang saling bercerita-cerita," pungkas dia. (OL-13)

Baca Juga: Pemerintah Cabut 39 IUP di Sulawesi Tenggara, Ini Daftar Perusahaannya

BERITA TERKAIT