14 April 2022, 09:05 WIB

Polda Sulut Tangkap Empat Pelaku Penganiayaan Warga


Voucke Lontaan | Nusantara

MI/Voucke Lontaan
 MI/Voucke Lontaan
Kepala Bidang Humas Polda Sulut Kombes Jules Abraham Abast

JAJARAN Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut), menangkap empat terduga pelaku penganiayaan terhadap warga di Kota Manado dan Kota Tomohon. Mereka yakni, MD,18, GL, 14, FP, 19, dan MR,16.

Kepala Bidang Humas Polda Sulut Kombes Jules Abraham Abast, di Manado, Kamis (14/4), mengatakan, tersangka MD, 18, ditangkap Tim Resmob Polresta Manado bersama Resmob Polsek Maesa. Tersangka diduga melakukan tindakan penganiayaan dengan senjata tajam.

"Pelaku MD diduga melakukan penganiayaan dengan senjata tajam jenis pisau badik terhadap korban, pria bernama Fahri Kaharu (36) warga Kota Manado, Selasa (12/4), sekitar pukul 04.00 Wita di Pasar Bersehati Manado," ujarnya.

Beberapa jam kemudian lanjut Jules, tersangka berhasil diamankan petugas gabungan di Kota Bitung. Jules menjelaskan, sebelum kejadian korban bersama isteri pagi itu akan memulai berjualan di Pasar Bersehati Manado, tiba-tiba didatangi tersangka dan bertanya kalau korban yang bertengkar saat di kendaraan tadi.

"Begitu korban menjawab iya, tersangka diduga langsung menikam korban di paha kiri dan kanan dengan pisau badik yang ia bawa. Korbanpun mengalami 4 tikaman, lalu tersangka melarikan diri," terangnya.

Dalam catatan Polda Sulut, kata Jules, tersangka adalah resedivis kasus pencurian. Saat ini tersangka bersama barang bukti sudah diamankan di Polresta Manado untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tersangka ditangkap saat sedang berada di rumah temannya di Kota Bitung.

Sementara ditempat terpisah di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, lanjut Jules, tiga oknum pelajar  diamankan Tim Resmob Polres Tomohon. Mereka diduga melakukan penganiayaan terhadap korban, seorang lelaki bernama Andika Wangkar (16). Kejadian itu dilakukan di Kelurahan Walian Kecamatan Tomohon Selatan, Selasa (12/4) malam.

Kejadian tersebut bermula saat korban, warga Matani, datang mencari temannya di sekitar TKP. Selanjutnya korban ditegur oleh pelaku karena membawa sepeda motor berknalpot bising.  "Merasa tegurannya tidak diterima, para terduga pelaku emosi dan melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara meninju dan menendang," ujarnya.

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka pada hidung yang mengeluarkan darah, dan sakit pada kepala selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polisi.

"Polisi langsung bergerak malam itu juga mencari para pelaku. Saat ini para pelaku sudah diamankan ke Mapolsek Tomohon Selatan, guna diproses lebih lanjut," papar Jules. (OL-13)

Baca Juga: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Paradigma Lebih Luas

BERITA TERKAIT